Barito Kuala, 21 Juni 2024 – Tim pendayagunaan BAZNAS Kalsel melakukan kunjungan ke gudang komoditi primer sistem resi gudang dalam rangka persiapan panen program lumbung pangan berkah scaling up 100 Ha. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem resi gudang dan bagaimana sistem tersebut dapat membantu petani dalam menjaga stabilitas harga jual gabah mereka.
Dalam diskusi yang diadakan di gudang tersebut, dijelaskan bagaimana sistem resi gudang bekerja. Petani dapat menyimpan gabah mereka di gudang dan mendapatkan resi gudang sebagai bukti kepemilikan. Resi gudang ini kemudian dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Dengan cara ini, petani tidak perlu terburu-buru menjual gabah mereka saat panen raya, sehingga mereka dapat menghindari jatuhnya harga jual.

Tim BAZNAS Kalsel juga melakukan sosialisasi kepada 82 petani di desa Anjir Pasar Kota tentang sistem resi gudang dan bagaimana sistem tersebut dapat membantu mereka dalam menghadapi panen yang akan datang. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada petani tentang manfaat sistem resi gudang dan bagaimana mereka dapat menggunakannya untuk meningkatkan keuntungan mereka.
Selain itu, tim BAZNAS Kalsel juga monitoring kondisi padi terkini kepada para petani. Informasi ini akan digunakan untuk membantu BAZNAS Kalsel dalam mempersiapkan program lumbung pangan berkah scaling up 100 Ha dengan lebih baik.
Kunjungan dan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu petani di Kalsel dalam meningkatkan kesejahteraan mereka melalui program lumbung pangan berkah. (eho)

