BAZNAS Kalsel Buka Charity Store, Hasil Penjualan Didonasikan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

Banjarmasin, 16 Juli 2026  – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan membuka Charity Store sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir di Aceh dan Sumatera. Kegiatan ini berlangsung mulai 16 Juli hingga 15 Agustus 2026 di depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.

Charity Store menghadirkan berbagai pakaian layak pakai yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga terjangkau. Seluruh hasil penjualan akan didonasikan untuk membantu proses pemulihan masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatera.

Melalui program ini, BAZNAS Kalsel mengajak masyarakat untuk berbagi dengan cara yang sederhana namun berdampak. Setiap pakaian yang dibeli menjadi bagian dari kontribusi masyarakat banua dalam membantu saudara-saudara yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, Ilham, S.Th.I, mengatakan bahwa Charity Store merupakan salah satu bentuk inovasi penggalangan dana kemanusiaan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

“Melalui Charity Store ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama berbagi kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatera. Setiap pembelian pakaian bukan hanya memberikan manfaat bagi pembeli, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membantu proses pemulihan para korban bencana,” ujar beliau.

Beliau menambahkan, seluruh dana yang terkumpul dari hasil penjualan akan disalurkan secara amanah melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk mendukung kebutuhan para penyintas banjir.

“Kami mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk datang dan berpartisipasi. Semoga kepedulian yang diberikan menjadi amal kebaikan dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” tambah beliau.

BAZNAS Kalsel berharap Charity Store tidak hanya menjadi sarana penggalangan dana, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses pemulihan korban banjir di Aceh dan Sumatera dapat berjalan lebih baik serta menghadirkan harapan baru bagi para penyintas.

Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Muhammad Adi Ram