BANJARMASIN, 7 Juni 2025 – Dalam suasana hangat hari Tasyrik, Sabtu, 7 Juni 2025 atau bertepatan dengan 11 Dzulhijjah 1446 H, LPP RRI Banjarmasin melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi sebagai bagian dari ibadah kurban. Bertempat di halaman RRI Banjarmasin, Jl. A. Yani Km. 3, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna.
Penyembelihan ini dilakukan sebagai bentuk ketaatan terhadap syariat Islam yang mengajarkan pentingnya ibadah kurban, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, serta diperintahkan Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Menariknya, seluruh dana pembelian hewan kurban berasal dari partisipasi para pegawai RRI Banjarmasin. Dana tersebut digunakan untuk membeli dua ekor sapi yang kemudian disembelih dan dagingnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar kantor.
Muhammad Aulia Rahman, perwakilan dari Bagian Redaksi RRI Banjarmasin, menyampaikan bahwa kurban merupakan bentuk kepedulian sosial yang berakar dari nilai keimanan.
“Sebenarnya ini bentuk kepedulian kita (RRI). Kurban itu bagaimana kita mengukur tingkat sosial. Kelebihan rezeki yang Allah berikan, kita wujudkan dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan, yang mungkin hanya bisa makan daging setahun sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Ihsan dari panitia kurban BAZNAS Kalsel menyampaikan bahwa pihaknya mendukung dan mendampingi kegiatan pelaksanaan ibadah kurban di RRI Banjarmasin. “Kami mendukung dengan fasilitas pengemasan daging kurban agar tetap higenis dan segar sampai kepada penerima dengan menyiapkan wadah yang bersih dan sehat” ujarnya disela-sela pendistribusiannya.

Proses penyembelihan dipimpin oleh Muhammad Syahrani, seorang tokoh agama, peruqyah, sekaligus tukang jagal. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, bagus. Mudah-mudahan berkah, dan jadi berkelanjutan. Biar hidup dan usaha kita semua diberkahi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkurban tidak hanya tentang melaksanakan perintah agama, tetapi juga menumbuhkan empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. RRI Banjarmasin pun berharap tradisi kurban ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun mendatang.