Banjarmasin, 18 November 2025 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan berperan sebagai pendamping daerah dalam pelaksanaan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat 2025, sebuah program inklusif yang digagas oleh BAZNAS RI. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Gedung Batas Kota ini melibatkan 30 peserta dari kalangan pendidik sekolah inklusi hingga mahasiswa jurusan terkait. Pelaksanaan program turut berkolaborasi dengan Yayasan Barakat Tartily Banjary dan Rumah Tahfizh Al-Azhar Al-Syarif.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Pelaksana Program, Hanaa Muthmainna, Lc., yang menegaskan bahwa TOT ini berangkat dari semangat para penyandang tunarungu dan tunawicara pada kegiatan serupa tahun lalu.
“Semangat luar biasa dari teman-teman tunarungu dan tunawicara tahun lalu menjadi alasan kuat bagi kami untuk menghadirkan pelatihan ini kembali. Energi itu harus ditularkan lebih luas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan.
Hadir mendampingi jalannya program, ketua BAZNAS Kalsel oleh Ketua H. Irhamsyah Safari mewakili BAZNAS RI, Wakil Ketua II BAZNAS Kalsel H. Fathamsyah Ismail, dan Wakil Ketua III H. Ahmad Rafi’ie. Dalam sambutannya, H. Irhamsyah Safari menegaskan komitmen pendampingan BAZNAS Kalsel dalam menghadirkan pendidikan agama yang inklusif.

“Ini kesempatan berharga bagi para pendidik. Dengan metode khusus, kita memastikan bahwa seluruh umat, termasuk yang memiliki kebutuhan komunikasi khusus, mendapatkan akses pembelajaran Al-Qur’an yang setara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menghadirkan kolaborasi lebih luas demi terwujudnya kesetaraan literasi keagamaan.”
Apresiasi turut disampaikan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui M. Qayyim, Kabid Dinas Pendidikan, yang hadir mewakili Wali Kota.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Semoga semakin banyak saudara-saudara kita yang istimewa dapat merasakan manfaat nyata dari pelatihan ini,” ucapnya.