BAZNAS Kalsel dan KPw Bank Indonesia Kalsel Gelar FGD Partner Development Strategic

Banjarmasin, 21 Juli 2026  – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Partner Development Strategic yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Selatan di Kantor KPw BI Kalimantan Selatan.

Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kalsel diwakili oleh Sekretaris BAZNAS Kalsel, H. Saddam Nurhidayat. FGD turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Asisten II Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akademisi, serta berbagai mitra strategis yang memiliki peran dalam pengembangan ekonomi syariah di daerah.

FGD ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi sekaligus menyusun arah pengembangan kemitraan yang mampu mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Berbagai masukan dan gagasan disampaikan guna mendorong terciptanya program-program kolaboratif yang inovatif dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris BAZNAS Kalsel, H. Saddam Nurhidayat, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor merupakan faktor penting dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik terselenggaranya FGD ini sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS, Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan para akademisi. Sinergi seperti ini sangat penting untuk melahirkan program pemberdayaan yang terarah, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, BAZNAS Kalsel terus berkomitmen mendukung berbagai upaya penguatan ekonomi syariah melalui program-program pemberdayaan yang memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui FGD Partner Development Strategic ini, BAZNAS Kalsel bersama KPw BI Kalimantan Selatan dan para pemangku kepentingan berharap dapat memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan berbagai inovasi program yang mendukung pembangunan ekonomi syariah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan.

Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Saptian Hadi
Editor: Muhammad Adi Ram

Leave a Reply