Banjarmasin – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Kalimantan Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka penguatan layanan kesehatan dan bantuan sosial bagi penderita penyakit jantung. Kerja sama ini difokuskan pada pendampingan penanganan medis bagi pasien dari keluarga prasejahtera, khususnya anak-anak penyintas Penyakit Jantung Bawaan (PJB). Penandatangan ini dilaksanakan pada Sabtu (7/2).
Ketua YJI Kalsel, Hj. Ellyana Trisna Hasnuryadi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk membantu pasien yang menghadapi keterbatasan biaya selama proses pengobatan, terutama terkait kebutuhan akomodasi dan logistik.

“Kerja sama dengan BAZNAS merupakan upaya untuk meringankan beban pasien jantung, khususnya anak-anak penyintas jantung bawaan. Melalui sinergi ini, kami berharap jangkauan bantuan dapat diperluas dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam kerja sama ini, BAZNAS Kalsel berperan mendukung aspek pembiayaan melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk kebutuhan pendampingan pasien, termasuk pasien rujukan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Selain itu, sinergi juga mencakup penguatan kegiatan sosialisasi dan edukasi pola hidup sehat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Sementara itu, YJI Kalsel akan berfokus pada identifikasi medis, edukasi kesehatan jantung, serta pendampingan teknis bagi pasien dan keluarga.

Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi dan misi kedua lembaga dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini menghadirkan kebaikan dan mendorong masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus bergerak dan tetap berdetak, sebagaimana motto Yayasan Jantung Indonesia. Dengan terus berdetak, kita dapat terus bersyukur atas rahmat Allah SWT,” ungkapnya.
Penandatanganan kesepahaman ini dilakukan oleh Ketua YJI Cabang Provinsi Kalimantan Selatan dan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja YJI Kalsel yang membahas perumusan program kerja tahun 2026. (arm)