BAZNAS Kalsel Gelar Kegiatan Keteladanan Pemimpin Muslim Berzakat, Targetkan Rp 51 Miliar di 2025

Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) menggelar kegiatan Keteladanan Pemimpin Muslim Berzakat dengan tema “Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik” pada Kamis (20/3)  di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat kesadaran akan zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Drs. H. Irhamsyah Safari menyampaikan pencapaian membanggakan BAZNAS Kalsel di tingkat nasional. Pada 13 Maret 2025, BAZNAS RI merilis Indeks Zakat Nasional dan Kajian Dampak Zakat, di mana BAZNAS Kalsel berhasil menempati peringkat kelima secara nasional dengan skor 0,56 berdasarkan kajian Pusat Kajian Statistik BAZNAS RI. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas zakat dalam mengurangi kemiskinan serta optimalnya koordinasi dan regulasi yang diterapkan BAZNAS Kalsel dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq, serta Sedekah (ZIS).

Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel mengapresiasi upaya BAZNAS Kalsel dalam mengelola ZIS secara profesional. Menurutnya, potensi zakat di Kalimantan Selatan sangat besar mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam. “Potensi zakat di Banua kita sangat besar, karena mayoritas penduduk Kalimantan Selatan beragama Islam. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat akan berzakat lebih kita tumbuhkan,” ujarnya. Ia juga menghimbau para pengusaha dan seluruh umat Islam yang memenuhi kewajiban zakat agar menyalurkannya melalui BAZNAS Kalsel demi efektivitas pendistribusian yang lebih luas dan tepat sasaran.

 

Usai kegiatan, Ketua BAZNAS Kalsel. Drs. H. Irhamsyah Safari kembali mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp 51 miliar pada tahun 2025. Khusus untuk bulan Ramadan, target pengumpulan ditetapkan sebesar Rp 12 miliar, mengingat tren peningkatan donasi yang biasanya mencapai tiga kali lipat dibanding bulan lainnya. Untuk mencapai target tersebut, BAZNAS Kalsel mengoptimalkan berbagai program, seperti Jemput Zakat, layanan Zakat Online melalui website resmi BAZNAS Kalsel di baznaskalsel.org, serta konter zakat yang tersebar di berbagai titik strategis di Banjarmasin dan Banjarbaru.

Tak hanya berfokus pada pengumpulan, lanjutnya, BAZNAS Kalsel juga memaksimalkan penyaluran zakat selama Ramadan ini. 

“Beberapa program yang telah disiapkan antara lain bantuan zakat berupa 3.000 paket Ramadan Bahagia bagi keluarga yang berhak menerima, 100 porsi takjil setiap hari selama Ramadan. Selain itu, terdapat program Belanja Anak Saleh yang akan dilaksanakan menjelang Idulfitri untuk 15 anak, distribusi beras fitrah sebanyak 5 kg bagi 3.900 kepala keluarga penerima manfaat, serta bantuan kemanusiaan untuk Palestina.” pungkasnya.

 

Dengan berbagai program dan strategi yang telah disiapkan, BAZNAS Kalsel terus berupaya menjadikan zakat sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang transparan, profesional, dan penuh kebermanfaatan.

Leave a Reply