BAZNAS Kalsel Ikuti Bimtek BPBD Kalsel, Tingkatkan Penanggulangan Bencana.

Banjarmasin, 15 Juli 2024 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan Bimtek Rencana Penanggulangan Bencana di Hotel Harper Banjarmasin pada tanggal 10-13 Juli 2024. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak terkait, termasuk SKPD, mitra, dan stakeholder, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dalam penanggulangan bencana di Kalsel.

BAZNAS Provinsi Kalsel turut menjadi peserta dalam Bimtek ini, diwakili oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana Kalsel. Keikutsertaan BAZNAS Kalsel dalam Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat peran BAZNAS dalam penanggulangan bencana, baik pra bencana maupun pasca bencana.

 

“BAZNAS Kalsel memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana, baik pada pra bencana maupun pasca bencana. Kami dapat membantu masyarakat yang terkena bencana, baik secara langsung maupun melalui kerjasama dengan berbagai pihak,” ujar Muhammad Aulia Rahman, perwakilan BAZNAS Kalsel.

Aulia menambahkan bahwa BAZNAS Kalsel juga dapat mendampingi SKPD di Kalsel, terutama BPBD dan Dinas Perkim, dalam program-program penanggulangan bencana, seperti program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah Layak Huni (RTLH) yang telah dijalankan bersama BAZNAS Kalsel.

Dalam Bimtek ini, peserta dibekali ilmu tentang pemetaan, penanggulangan, dan solusi dari berbagai jenis bencana yang sering terjadi di Kalsel, seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan gempa bumi.

Muh Aulia Rahman, perwakilan BAZNAS Kalsel, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Bimtek ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena dengan adanya kegiatan ini, kami dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dalam penanggulangan bencana di Kalsel,” ujar Aulia.

Dia berharap Bimtek ini dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Kalsel dengan berbagai pihak terkait dalam penanggulangan bencana di Kalsel, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana dan membantu masyarakat yang terkena bencana dengan lebih cepat dan efektif. (eho)