BAZNAS Kalsel Salurkan Paket Sembako untuk Petani Binaan di Barito Kuala

Barito Kuala, 16 September 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan paket sembako bagi para petani binaan Lumbung Pangan Berkah di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala. Penyaluran ini dilakukan untuk membantu meringankan beban hidup para petani yang diuji oleh kondisi kemarau dan kabut asap saat ini.

Para penerima manfaat dari pendistribusian bantuan ini adalah para petani yang tergabung dalam program binaan Lumbung Pangan Berkah BAZNAS Kalsel. Bantuan pangan tersebut disalurkan untuk membantu meringankan beban kebutuhan harian para petani di tengah situasi cuaca dan tantangan ekonomi yang kurang bersahabat.

Kepala Bidang Penyaluran BAZNAS Kalsel, Noor Huda Fikri, yang hadir langsung di lapangan menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian berkelanjutan bagi para petani yang menjadi pilar penting ketahanan pangan daerah, terlebih di tengah kondisi musim kemarau dan kabut asap saat ini.

“Penyaluran paket sembako ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendampingi para petani binaan Lumbung Pangan BAZNAS Kalsel. Kami berharap bantuan pangan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban kebutuhan sehari-hari para mustahik, terutama dalam menghadapi situasi kemarau dan kabut asap saat ini,” ujar Huda di lapangan.

Sementara itu, salah seorang mustahik binaan Lumbung Pangan yang menerima manfaat paket sembako, Raudah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Kalsel kepada warga setempat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kalsel atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat membantu meringankan kebutuhan keluarga kami sehari-hari,” ungkap Raudah.

Melalui program pendistribusian sembako ini, BAZNAS Kalsel terus memperkuat perannya dalam memberdayakan serta menyejahterakan para petani mustahik melalui berbagai program nyata yang langsung menyentuh masyarakat di berbagai wilayah Banua.

 

Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Adi Ram

Leave a Reply