SPP SEKOLAH MENUNGGAK SELAMA 16 BULAN, BAZNAS KALSEL BANTU LUNASI BIAYA PENDIDIKAN ANAK SITI NOR HOLIPAH

Siti Nor Holipah harus meratapi kesedihan sang anak yang kesulitan dalam mengenyam pendidikan. Bagaimana tidak sang anak yang duduk dibangku kelas XI SMA ini tidak bisa membayar uang sekolah yang sudah menunggak selama 16 bulan lamanya.

Sang ibu yang hanya ibu rumah tangga sedangkan sang ayah hanya buruh harian tidak bisa membayar semua tunggakan pendidikan itu bahkan untuk biaya hidup saja masih kurang. Suami Holipah hanya bekerja sebagai buruh harian yang dimana bekerja 2 kali dalam seminggu dengan penghasilan 1 kali bekerja hanya diberi upah sebesar 150rb.

Dengan penghasilan yang di total sebesar 300rb selama satu bulan ia dapatkan memang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anaknya. Rabu, (31/05/2023), BAZNAS Kalsel beri bantuan untuk melunasi tunggakan uang sekolah 16 bulan tersebut. Bantuan diserahkan langsung kepada Siti Nor Holipah di kediamannya di Jl. KS Tubun, Banjarmasin.

“Semoga dengan bantuan ini anak dari Siti Nor Holipah bisa terus bersekolah dan bisa meraih cita-citanya.” ujar Andre.

Andre menjelaskan tunggakan selama 16 bulan bukanlah waktu yang singkat, di mana anak dari Holipah mendapat kesulitan administrasi selama bersekolah, terlebih anaknya sudah kelas XI yang kurang lebih 1 tahun lagi akan lulus. “Tentu sangat disayangkan bila nya harus putus sekolah”, tambahnya.

Holipah sapaan akrabnya mengungkapkan terima kasih sekali kepada BAZNAS Kalsel yang telah membantu pelunasan pendidikan anaknya. “Iya selama 16 bulan uang sekolah tidak bisa kami bayarkan karena keterbatasan ekonomi. Sekarang anak saya bisa terus melanjutkan pendidikannya, semoga bantuan yang diberikan ini menjadi motivasi bagi anak kami agar terus semangat belajarnya.” ungkapnya.

1 comment

  1. Bagus sekali baznas langsung jemput bola orang tak mampu ditolong ,tak semua rakyat indonesia bisa melaporkan kesulitannya kepada instansi negara ,basnaz harus admistrasinya dipermudah jgn ada yg dipersulit seperti surat lurah dll diluar administrasi basnaz inilah orang susah tak mau melaporkan kesulitannya semoga basnaz seperti kisah pemimpin Sahabat nabi UMAR bin khottob mendengar orang miskin tak ada makanan langsung disalurkannya tanpa diketahui orangnya

Leave a Reply