Batola – (3/10/2023) Setelah sukses panen Lumbung Pangan Berkah I pada bulan Agustus lalu. Tim Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan pertemuan dengan pemerintah dan pejabat desa Anjir Pasar Kota II, pertemuan ini juga dihadiri oleh tim dari balai pertanian Anjir Pasar.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk berdiskusi serta peninjauan terkait tindak lanjut program Lumbung Pangan Berkah I. Fokus dari pembahasan lanjutan ini adalah terkait penerima manfaat selanjutnya dari salah satu program unggulan BAZNAS Kalsel. Kemudian memperhitungkan lahan yang berada dalam satu hamparan dengan membuat galangan untuk memetak lahan sawah petani.
Mithadi salah satu petani yang menghadiri pertemuan ini mengungkapkan bahwa dengan pembuatan galangan petak sawah ini dapat memberikan banyak manfaat. Petani bisa menanam varian lain seperti buah-buahan hingga tambak ikan di lahan tersebut. Adanya galangan ini dapat meningkatkan tingkat keefektifitasan pemupukannya dan tingkat keasaman di sawah dapat dikontrol.
“Kami selaku petani mendukung pembuatan galangan dan pemetakan sawah ini, karena dengan adanya pemetakan sawah ini banyak manfaat yang kami rasakan.” ujarnya
Plt. Kabid. Pendayagunaan Saptian Hadi menjelaskan bahwa untuk saat ini tim berfokus pada pembuatan galangan untuk memetak sawah petani dan nantinya BAZNAS Kalsel juga mengajak stakeholder terkait.
“Prioritas kami saat ini adalah membuat galangan untuk memetakan lahan pertanian dan mengajak stakeholder terkait seperti Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten/kota dan Dinas PUPR kabupaten/kota untuk berkolaborasi dalam pemetakan sawah serta pembuatan galangan ini.” ucap Hadi
Tim pendayagunaan BAZNAS Kalsel juga mengumpulkan berbagai data terkait bagaimana para petani memasarkan hasil panen mereka nanti, karena selama ini para petani hanya menjual hasil panen mereka berupa gabah kering (bukan beras). (eho/arm)