BAZNAS Kalsel Dukung Kemahiran Juru Pijat Tunanetra Berikan Pijat Gratis di Pocari Sweat Run 2025

Banjarmasin, 21 Juli 2025 — Ada pemandangan unik di garis finish Pocari Sweat Run 2025 yang digelar Ahad pagi tadi di Banjarmasin. Di tengah peluh dan napas terengah para pelari yang baru saja menuntaskan lari sejauh 5 hingga 10 kilometer, tampak sebuah tenda kecil dengan tulisan “Layanan Pijat Gratis — Support by BAZNAS Kalsel”.

Ya, BAZNAS Kalimantan Selatan kembali ambil bagian sebagai partner support dalam ajang tahunan ini. Tapi bukan sekadar hadir, kali ini mereka membawa misi sosial yang menyentuh, menghadirkan tim pemijat dari kalangan teman-teman tunanetra asal Banjarbaru.

“Kegiatan ini jadi bentuk dukungan pemulihan bagi para peserta. Setelah lari jauh, kaki dan badan tentu butuh relaksasi. Alhamdulillah, tim pijat kita dari Banjarbaru siap bantu,” ujar Muh. Aulia Rahman, Kasi Pendistribusian BAZNAS Kalsel yang bertugas di lapangan, sembari sesekali menyambut pelari yang masuk ke area pemulihan.

Menurut pantauan di lokasi, layanan pijat ini langsung diserbu peserta yang ingin ‘recovery’ sejenak. Tak sedikit dari mereka yang mengaku kaget sekaligus kagum, karena pijat dilakukan oleh terapis tunanetra yang profesional dan ramah.

Pak Santoso, salah satu terapis dari tim pijat kesehatan, mengaku bersyukur bisa kembali terlibat. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kalsel yang sudah beri ruang lagi untuk kami. Kegiatan seperti ini bukan cuma memberi manfaat ke peserta, tapi juga memberi kami kesempatan untuk terus berkarya,” ungkapnya dengan tulus.

Salah satu peserta, Fajar, yang mengikuti kategori lari 10 km juga membagikan kesannya usai dipijat. “Bukan cuma tubuh yang dibantu pulih, tapi hati juga jadi hangat lihat teman-teman difabel bisa turut berkontribusi. Luar biasa!” ujarnya.

Kehadiran BAZNAS Kalsel di acara olahraga ini bukan hanya soal kontribusi fisik, tapi juga memperlihatkan komitmen dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk saudara-saudara disabilitas. Kolaborasi ini jadi bukti bahwa zakat bukan sekadar santunan, tapi juga jalan membuka ruang-ruang kesempatan yang lebih luas. (eho)

Leave a Reply