BTB BAZNAS Kalsel Peluk Keluarga Korban dengan Bantuan Awal Musibah Kebakan

Banjarmasin, 7 November 2025 — Duka menyelimuti permukiman warga di Jalan Aes Nasution, Gang Binjai, Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat subuh (07/11/2025) sekitar pukul 05.02 WITA menyisakan kesedihan mendalam, karena musibah ini merenggut tiga korban jiwa dari satu keluarga.

Korban meninggal dunia adalah Tusradi (50 tahun), Marini (46 tahun), dan Nur Haliza (11 tahun), yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh gabungan Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Banjarmasin pada pukul 07.00 WITA.

Selain korban jiwa, bencana ini juga berdampak pada delapan rumah warga, dengan rincian empat rumah mengalami rusak berat dan empat rumah lainnya rusak ringan. Total 8 Kepala Keluarga (KK) atau 24 jiwa dilaporkan terdampak dari musibah ini.

Merespons tragedi ini, BAZNAS Kalsel melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) langsung bergerak cepat. Begitu laporan diterima, tim BTB Kalsel segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan survei dan memberikan bantuan awal.

Muh. Aulia Rahman, Komandan BTB BAZNAS Kalsel, menyatakan, “Saya mendapat laporan tadi subuh terjadi kebakaran, jadi kami dari BTB Kalsel langsung menuju ke lokasi untuk melihat situasi dan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk penyaluran bantuan.”

Ia menjelaskan bahwa aksi di hari pertama ini berfokus pada pengumpulan data kebutuhan mendesak para korban yang mengungsi. “Ini tahap survei dulu untuk mengetahui keperluan utama apa yang diperlukan oleh para korban kebakaran,” tambahnya.

Tak hanya survei, tim BTB juga langsung memberikan sentuhan kemanusiaan berupa hidangan fidyah untuk sarapan pagi dan siang, guna memastikan kebutuhan dasar pangan para penyintas terpenuhi di tengah kekacauan pasca-bencana.

Aulia Rahman juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas adanya korban jiwa. “Kami atas nama BAZNAS Kalsel turut berbelasungkawa atas adanya korban jiwa sebanyak tiga orang. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutupnya, seraya menegaskan bahwa data valid yang diperoleh dari RT setempat akan menjadi dasar bagi penyaluran bantuan tahap berikutnya. (ars)

Leave a Reply