Martapura – BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program infak terikat, yang secara khusus diprioritaskan untuk sektor kesehatan. Kali ini, bantuan diberikan kepada anak dari Ibu Moreta Sari, warga Sungai Sipai, Martapura, Kabupaten Banjar, yang membutuhkan penanganan rutin akibat penyakit thalasemia.
Thalasemia merupakan kelainan darah genetik yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin secara normal. Akibatnya, sel darah merah mudah rusak dan penderitanya mengalami anemia kronis yang mengharuskan transfusi darah secara berkala.

Muh. Aulia Rahman Kepala Seksi Pendistribusian Reguler BAZNAS Kalsel, mengonfirmasi penyaluran bantuan tersebut dan membagikan momen emosional sekaligus mengharukan saat tim BAZNAS Kalsel tiba di kediaman keluarga mustahik. “Ketika kami datang, anak Ibu Moreta tiba-tiba menangis keras karena mengira kami dari rumah sakit. Ibu Moreta langsung menenangkannya. Kejadian ini menunjukkan betapa beratnya tekanan yang dialami anak-anak yang harus rutin berobat,” tutur Aulia.
Ia berharap bantuan ini dapat memberi keringanan bagi keluarga. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan anak Ibu Moreta lekas sembuh. Itu harapan kami dari BAZNAS Kalsel,” tambahnya.

Ibu Moreta Sari menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian BAZNAS Kalsel. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kalsel. Bantuan ini sangat meringankan beban kami, terutama untuk kebutuhan pengobatan anak saya,” ujarnya haru.
Penyaluran infak terikat ini merupakan amanah yang disalurkan untuk memberikan harapan, menopang pengobatan mustahik, dan mengurangi beban keluarga yang berjuang melawan penyakit kronis. (ars)