Kisah Inspiratif Penerima Beasiswa BAZNAS Kalsel Mengudara di RRI Pro2 Banjarmasin, Angkat Semangat Muda Berdaya

Banjarmasin – Kisah inspiratif mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Kalimantan Selatan kini mengudara melalui program “Sore Ceria Woosh: Waktu Ngobrol Sore Hari” di RRI Pro2 Banjarmasin.

Mengusung tema “Muda, Berdaya, dan Bermanfaat: Cerita di Balik Beasiswa Cendekia BAZNAS Kalsel”, siaran yang ditayangkan melalui frekuensi 95,2 FM serta kanal YouTube RRI Pro2 Banjarmasin ini menghadirkan obrolan hangat seputar perjalanan dan kontribusi para awardee (penerima) BCB Kalsel.

Dipandu oleh host Febri, talkshow ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Muhammad Fahmi Mardani selaku Ketua Umum BCB Kalsel, Muhammad Rizky Virgiawan selaku Kepala Divisi Humas dan Publikasi, serta Miftahul Jannah selaku Kepala Divisi Riset dan Pendidikan.
 
Dalam perbincangan tersebut, para narasumber membagikan pengalaman mereka sejak proses pencarian beasiswa hingga akhirnya menjadi bagian dari program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kalsel selama kurang lebih dua tahun.

Fahmi menjelaskan bahwa program beasiswa ini tidak hanya berfokus pada bantuan finansial seperti UKT dan biaya hidup, tetapi juga memberikan pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan mentalitas mahasiswa.

“Program ini bukan hanya bantuan dana yang kami terima, tetapi juga membina kami agar bisa menjadi pribadi yang berdaya dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Miftahul Jannah menekankan pentingnya pembinaan yang rutin diberikan oleh BAZNAS Kalsel. Menurutnya, para awardee tidak hanya dibekali pemahaman tentang zakat, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja melalui pelatihan etika profesional.

“Pembinaan ini sangat membantu kami dalam memahami peran zakat serta mempersiapkan diri untuk dunia kerja ke depan,” ujarnya.

Tak hanya berhenti pada pembinaan, para awardee juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Di antaranya menjadi relawan pada Haul Abah Guru Sekumpul ke-20 dan ke-21, terlibat dalam program Z-Auto, serta berpartisipasi sebagai Relawan Ramadhan 2026 di layanan zakat BAZNAS Kalsel.

Selain itu, para awardee juga menginisiasi kegiatan sosial secara mandiri, seperti program berbagi di Panti Asuhan Sentosa dengan kegiatan kreatif melukis totebag yang diakhiri dengan buka puasa bersama.

Kepala Divisi Humas dan Publikasi BCB Kalsel, Muhammad Rizky Virgiawan, berharap melalui siaran ini, kisah para awardee dapat menjadi motivasi bagi generasi muda.

“Kami berharap cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman yang sedang berjuang mendapatkan beasiswa, sekaligus mengajak untuk terus berkarya dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti aktivitas BCB Kalsel melalui media sosial resmi serta turut mengambil peran kebaikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kalsel.

Sebagai informasi, masyarakat kini dapat menunaikan zakat secara mudah dan transparan melalui platform digital seperti YouTube untuk menyaksikan tayangan ulang program. (eho)

Leave a Reply