Banjarmasin – Suasana siang di SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin terasa berbeda bagi Safri, Bilqis, dan Napisah. Alih-alih langsung pulang ke rumah, ketiga siswa yatim ini dikejutkan dengan kedatangan tim Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) yang menjemput mereka untuk diajak berbelanja perlengkapan sekolah baru dalam rangkaian program “Yatim Bahagia”, Kamis (02/04/2026).
Penyaluran bantuan yang bersumber dari dana infak terikat ini dikemas dengan cara yang berbeda. Tim BAZNAS Kalsel mendampingi langsung ketiga anak tersebut menuju pusat perbelanjaan agar mereka dapat memilih sendiri barang-barang yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar di sekolah.
Kasi Pendistribusian Mitra dan UPZ BAZNAS Kalsel, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa metode menjemput dan menemani belanja ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan serta menghargai keinginan para penerima manfaat.

“Kami menjemput mereka tepat saat jam pulang sekolah dan mengajak ketiganya untuk memilih sendiri sepatu dan tas yang diinginkan. Memberikan mereka kesempatan untuk memilih adalah cara kami memberikan kebahagiaan yang tulus,” ujar Abdul Hakim.
Dalam proses belanja tersebut, muncul momen-momen menyentuh yang menunjukkan kedewasaan para siswa ini. Abdul Hakim menceritakan bagaimana salah satu siswa, Bilqis, memikirkan masa depannya dengan cara yang sederhana.
“Saat belanja sepatu, saya sedikit terharu karena Bilqis meminta ukuran sepatu yang sengaja dilebihkan atau lebih besar. Alasannya sangat menyentuh, supaya sepatu tersebut awet dan masih bisa dipakai sampai dia masuk jenjang SMP nanti,” tambahnya.
Hal serupa juga ditunjukkan oleh Safri. Alih-alih membeli tas baru, ia justru memprioritaskan kebutuhan lain yang dianggapnya lebih mendesak.
“Saat ini yang saya perlukan adalah sepatu dan baju. Jadi saya hanya membeli sepatu, tidak membeli tas karena tas saya masih layak. Sebagai gantinya, saya membeli baju olahraga sekolah karena yang lama sudah robek. Nanti belinya langsung di sekolah saja,” tutur Safri dengan polos.

Menanggapi keberhasilan penyaluran ini, Wakil Ketua II BAZNAS Kalsel, H. Muslim, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian lembaga terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yatim di Banua.
“Tentu ini merupakan salah satu andil BAZNAS Kalsel dalam dunia pendidikan, terkhusus untuk anak yatim. Saya berharap melalui program ini, anak-anak yatim kita bisa merasa bahagia dan semakin bersemangat bersekolah, sesuai dengan nama programnya yakni Yatim Bahagia. Kami juga berharap mereka bisa terus berprestasi di sekolah,” pungkas H. Muslim.
Aksi nyata ini membuktikan bahwa pengelolaan dana infak yang tepat sasaran mampu memberikan dukungan moral dan material yang signifikan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus memastikan mereka tetap optimis dalam menempuh pendidikan.(ars)