BAZNAS HSU Silaturahmi ke BAZNAS Kalsel, Bahas Kesiapan Z-Mart dan Penguatan Program

Banjarmasin, 23 April 2026 — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara (BAZNAS HSU) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung di Kantor BAZNAS Kalsel, Gedung Islamic Centre Komplek Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS HSU, Zainal Abidin, bersama jajaran pimpinan, Wakil Ketua I H. Shabirin S, Wakil Ketua III H. Jahri, tidak ketinggalan amilin dan amilat BAZNAS HSU. Kehadiran rombongan disambut oleh pimpinan BAZNAS Kalsel dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam pertemuan tersebut, Zainal AA menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan kesiapan pelaksanaan program Z-Mart di Kabupaten HSU yang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dari BAZNAS Kalsel. Kedatangan kami untuk melaporkan kesiapan program Z-Mart yang insyaAllah segera launching. Kami juga memohon arahan dan petunjuk teknis agar program ini dapat berjalan dengan baik. Harapan kami, melalui program ini mustahik yang dibantu bisa bertransformasi menjadi muzakki,” ujarnya.

Wakil Ketua II BAZNAS HSU, Zahri, menambahkan bahwa program Z-Mart merupakan tindak lanjut dari program yang diinisiasi BAZNAS RI dan didukung oleh BAZNAS Kalsel.

“Program ini didukung 30 unit dari BAZNAS RI, 10 unit dari provinsi, dan 10 unit dari BAZNAS HSU, sehingga total menjadi 50 unit. InsyaAllah launching akan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi HSU pada 3 Mei 2026,” jelasnya.

Selain itu, Zahri juga menyampaikan perkembangan pengumpulan hewan kurban yang dinilai cukup menggembirakan. BAZNAS HSU telah bekerja sama dengan RSUD Pambalah Batung Amuntai serta dukungan dari masyarakat dan internal, dengan total rencana pelaksanaan kurban mencapai 50 ekor.

Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kalsel, Ilham, S.Th.I menyampaikan dukungan terhadap pengembangan program Z-Mart di HSU, termasuk upaya penambahan unit secara bertahap.

“Kami mengupayakan penambahan unit Z-Mart, dengan tahap awal sekitar 5 unit menyesuaikan ketersediaan anggaran. InsyaAllah akan terus kita dorong hingga bertambah,” ujar beliau.

Wakil Ketua I BAZNAS Kalsel, H. Kamaruzzaman, turut memberikan masukan agar BAZNAS HSU dapat memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi dan peningkatan kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kalsel, H. Ahmad Rafi’ie, menilai bahwa progres BAZNAS HSU sudah berjalan dengan baik dan terarah.

“Z-Mart bukan sekadar program bantuan, tetapi bagian dari upaya peningkatan kualitas usaha mustahik. Ini langkah maju dalam mendorong kemandirian,” ungkapnya.

Wakil Ketua II BAZNAS Kalsel, H. Muslim, juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program.

“Pastikan penerima benar-benar yang membutuhkan, lokasi usaha strategis, serta memiliki kemampuan atau pengalaman dalam berdagang,” pesannya.

Adapun Wakil Ketua IV BAZNAS Kalsel, Raissalam, menyarankan agar monitoring program Z-Mart dilakukan secara lebih terstruktur, termasuk memanfaatkan sistem koordinasi digital.

“Monitoring tidak hanya melalui pendamping, tetapi juga bisa dilakukan langsung dengan bidang terkait di BAZNAS Kalsel agar koordinasi lebih efektif,” jelasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS HSU dan BAZNAS Kalsel semakin kuat, sehingga program-program pemberdayaan seperti Z-Mart dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (arm).

Leave a Reply