Jaga Kemaslahatan Umat, BAZNAS dan BPKH Gelar Pelatihan Safety Riding hingga SIM Gratis bagi Guru Madrasah

Banjarmasin, 30 April 2026 — Memperkuat kapasitas tenaga pendidik sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan mewakili BAZNAS RI menggelar Program Kemaslahatan 2026: Pelatihan Guru Madrasah. Acara yang berlangsung di markas Polres Kota Banjarmasin, Jl. S. Parman No.16, Banjarmasin Tengah ini, menjadi sinergi nyata untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teknik berkendara, tetapi juga mencakup pelatihan kepemimpinan (leadership) serta pemberian fasilitas pembuatan SIM gratis bagi para guru madrasah yang menjadi peserta.

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Cuncun Kurniadi, S.I.K., M.H., disusul sambutan hangat dari Ketua BAZNAS Kalsel, Ilham, S.Th.I, serta Deputi Investasi Langsung dan Lainnya BPKH RI, Bapak Anas. Prosesi pembukaan pelatihan ini kemudian diresmikan secara final oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor.

Melalui pelatihan safety riding yang terstruktur dan berbasis praktik, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai prinsip berkendara yang aman, defensif, dan bertanggung jawab. Guru dipilih sebagai target utama karena peran strategis mereka sebagai teladan.

Diharapkan, pengetahuan ini mampu memberikan efek berantai (multiplier effect), di mana para guru dapat menyebarluaskan ilmu keselamatan berkendara tersebut kepada siswa, keluarga, hingga komunitas yang lebih luas. Hal ini menjadi upaya preventif yang krusial dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kalsel, Ilham, S.Th.I, yang hadir mewakili BAZNAS RI, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya berdiri di sini mewakili BAZNAS RI untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan Program Kemaslahatan ini. Kerja sama antara BPKH dan BAZNAS adalah bukti nyata komitmen kita dalam menjaga kemaslahatan umat, khususnya bagi para pejuang pendidikan di madrasah-madrasah kita,” tegas beliau.

Senada dengan hal tersebut, program ini juga menegaskan posisi BAZNAS dan BPKH sebagai lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan fisik dan legalitas para pendidik di lapangan. Dengan adanya fasilitas pembuatan SIM gratis, diharapkan para guru dapat menjalankan tugas mulianya dengan rasa aman dan kepastian hukum di jalan raya.

Sinergi antara otoritas keamanan, lembaga legislatif, dan lembaga pengelola dana umat ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem pendidikan dan transportasi yang lebih berkualitas serta berkelanjutan di Banua.

Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Muhammad Adi Ram

Leave a Reply