Banjarmasin, 19 Mei 2026 — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan, Ilham, S.Th.I., bersama jajaran Wakil Ketua I, II, dan IV serta beberapa amil, melakukan survei langsung ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pangeran Muhammad Noor di Jl. Ir. P. Moch. Noor Gg. Perjuangan No.35, untuk melihat kondisi sekolah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan BAZNAS Kalsel bahkan harus menerobos genangan banjir setinggi betis orang dewasa yang merendam area sekolah. Kondisi ini disebut menjadi persoalan rutin yang hampir setiap bulan terjadi akibat meluapnya air sungai dan cukup mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Akibat keterbatasan ruang belajar, pihak sekolah terpaksa menyekat satu ruang kelas menjadi dua bagian untuk digunakan oleh empat tingkatan kelas sekaligus. Selain itu, sekolah juga harus meminjam satu ruangan milik PKBM terdekat agar proses pembelajaran tetap dapat berjalan.

Saat ini, MI Pangeran Muhammad Noor memiliki 79 siswa, sedangkan MTs tercatat memiliki 61 siswa. Seluruh kegiatan pendidikan tersebut ditangani oleh delapan orang guru, termasuk Kepala Sekolah, Rohayana.
Operator sekolah, Ahmad Fajri, menjelaskan bahwa madrasah sebenarnya telah menerima bantuan pada tahun 2025, berupa dana renovasi Rp25 juta dari BAZNAS Kota Banjarmasin serta bantuan Rp150 juta dari Kesra Provinsi Kalimantan Selatan. Dana tersebut digunakan untuk pembelian material bangunan dan pembayaran upah tukang.
Namun, proses pembangunan ruang kelas baru belum dapat diselesaikan karena keterbatasan dana. Pihak sekolah masih memiliki tunggakan pembayaran upah tukang sebesar Rp10 juta sehingga pembangunan terhenti dalam kondisi bangunan yang masih terbuka dan belum rampung.

“Meski belum selesai, ruangan ini tetap kami manfaatkan untuk kegiatan ibadah siswa seperti salat Duha dan Zuhur berjamaah,” ujar Ahmad Fajri.
Melihat langsung kondisi tersebut, Ketua BAZNAS Kalsel, Ilham, menyampaikan komitmennya untuk membantu penyelesaian pembangunan ruang kelas agar aktivitas belajar siswa dapat berjalan lebih layak dan nyaman.
“Kami dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan insyaAllah akan membantu penyelesaian pembangunan sekolah ini, karena kondisi bangunannya memang masih belum selesai dan sangat membutuhkan perhatian bersama,” ujar Beliau.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang selama ini mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kalsel. Menurutnya, amanah tersebut akan terus disalurkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk sektor pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kalsel. Amanah inilah yang nantinya akan kami salurkan kembali untuk membantu MI dan MTs Pangeran Muhammad Noor agar proses pendidikan di sana bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Penulis: Zahratussalwa & Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Muhammad Adi Ram