Banjarbaru, 6 September 2026 — Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalsel dalam menanggulangi darurat lingkungan terus berlanjut tanpa kenal lelah. Kali ini, aksi sigap pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) difokuskan di kawasan rawan titik api di Jalan Lingkar Selatan, Kota Banjarmasin.
Pemadaman tersebut dilakukan sebagai langkah respons cepat untuk mengendalikan titik api sebelum menjalar lebih luas di sekitar kawasan jalur arteri penting. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan ruas Jalan Lingkar Selatan memegang peranan yang sangat krusial dalam peta mobilitas regional karena menjadi jalur penghubung utama antara kawasan Lingkar Dalam dan Pelabuhan Trisakti. Selain itu, jalur ini juga menjadi akses lintasan vital yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala serta Kabupaten Banjar.

Sejak tiba di lokasi, Tim BTB Kalsel langsung bergerak sigap berjibaku melakukan penyemprotan air untuk melokalisir api. Langkah antisipatif ini dinilai sangat mendesak mengingat lokasi karhutla berada persis di sekitar jalur transportasi strategis yang setiap harinya padat dilintasi oleh aktivitas logistik, angkutan barang, serta mobilitas masyarakat umum. Kepulan asap tebal yang membubung dikhawatirkan dapat mengganggu jarak pandang pengendara dan memicu kecelakaan lalu lintas, sekaligus memperparah risiko gangguan kesehatan akibat ISPA.
Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalsel, Muh. Aulia R, menegaskan bahwa kecepatan respons di jalur-jalur arteri menjadi prioritas utama lembaganya guna mencegah lumpuhnya aktivitas publik serta meluasnya dampak karhutla di tengah musim kemarau ini.

“Jalan Lingkar Selatan adalah urat nadi perekonomian dan jalur logistik yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat antarwilayah. Ketika titik api muncul di kawasan ini, dampaknya bisa sangat luas mulai dari kemacetan, ancaman keselamatan pengguna jalan, hingga pekatnya polusi udara. Karena itu, tim kami langsung bergerak cepat melakukan pemadaman total agar api tidak semakin membesar dan situasi dapat segera dikendalikan,” ujar Muh. Aulia R.
Melalui aksi pemadaman yang konsisten dan berkelanjutan ini, BAZNAS Kalsel kembali membuktikan perannya di garis depan kemanusiaan. Kehadiran BTB Kalsel tidak hanya terbatas pada penyaluran bantuan sosial di kala bencana, tetapi juga berdiri sebagai garda terdepan dalam aksi penyelamatan lingkungan demi keamanan, kesehatan, and keselamatan publik di Banua.
Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Adi Ram