BAZNAS Kalsel dan Jejaring Komunitas Bergerak Bersama, Pastikan Dukungan Logistik untuk Relawan Karhutla

BANJARBARU, 7 Oktober 2026 – Perjuangan para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalimantan Selatan bersama sejumlah komunitas dan organisasi menyalurkan bantuan logistik dapur bagi para relawan yang bertugas di lapangan.

Distribusi bantuan dilakukan ke tiga lokasi posko penanganan karhutla, yakni Posko Karhutla RSJ Sambang Lihum, Posko Guntung Damar, dan Posko Pengayuan. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pangan dan kesehatan, seperti beras, telur, mie instan, sarden, sirup, serta obat-obatan penunjang bagi para relawan.

Logistik tersebut diharapkan dapat memperkuat operasional dapur umum di posko serta membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para petugas yang setiap hari berada di garis depan menghadapi ancaman karhutla. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kemanusiaan selama masa tanggap bencana.

Aksi solidaritas ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas sosial, akademisi, hingga instansi pemerintah. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Bungas Barakat Community, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poliban, Ikatan Keluarga Alumni (IKASARI) UIN Antasari Banjarmasin, DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Selatan, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Dema UIN Antasari, Turun Tangan Banjarmasin, serta komunitas Tangan DiAtas (TDA).

Kepala Bidang Penyaluran BAZNAS Kalsel, Noor Huda Fikri, menyampaikan bahwa penanganan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, kekuatan kolaborasi menjadi modal penting dalam menghadapi kondisi darurat seperti karhutla.

“Relawan yang berada di lapangan merupakan garda terdepan dalam upaya pengendalian karhutla. Mereka bekerja dengan penuh risiko demi menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan. Dukungan logistik ini merupakan bentuk kepedulian agar mereka tetap memiliki energi dan semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ungkap Huda.

Ia juga mengapresiasi seluruh organisasi dan komunitas yang ikut mengambil peran dalam mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Sinergi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bencana merupakan tanggung jawab bersama.

BAZNAS Kalsel bersama para mitra berkomitmen untuk terus memberikan dukungan selama proses penanganan karhutla berlangsung. Melalui kerja sama dan kepedulian yang berkelanjutan, diharapkan kondisi lingkungan di Banua dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menikmati udara yang lebih sehat.

Penulis: Risky Arshaq
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Adi Ram

Leave a Reply