BAZNAS Kalsel Gandeng Influencer dan Ulama Salurkan Bantuan Banjir hingga Evakuasi Warga

Martapura, 2 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus memperkuat komitmen kemanusiaan dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Pada aksi kemanusiaan kali ini, BAZNAS Kalsel membangun sinergi lintas sektor dengan menggandeng tokoh agama serta influencer lokal guna mempercepat distribusi bantuan bagi para mustahik terdampak banjir.

Mengawali rangkaian kegiatan, BAZNAS Kalsel menyerahkan bantuan logistik keluarga secara simbolis kepada tokoh agama setempat, Guru Tarhib. Bantuan tersebut selanjutnya disalurkan secara kolektif oleh tim Guru Tarhib menuju wilayah terdampak banjir di Kampung Melayu.

Kolaborasi kemanusiaan ini kemudian dilanjutkan dengan menggandeng Fathia, seorang influencer asal Martapura yang dikenal melalui akun media sosial @ummuaurora. Tim gabungan BAZNAS Kalsel bersama tim Fathia menyasar wilayah yang masih terdampak genangan cukup dalam di Desa Bincau, tepatnya di Jalan Melati RT.01 RW.01, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, Fathia beserta tim turut menyediakan berbagai kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, mulai dari ratusan paket makanan siap santap, paket sembako, hingga obat-obatan, termasuk obat gatal yang sangat dibutuhkan warga akibat terpapar air banjir dalam waktu lama. Proses pendistribusian dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalsel, Muh. Aulia R., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kalsel untuk memperluas jangkauan manfaat serta memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah kondisi darurat.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyalurkan logistik keluarga kepada masyarakat di Desa Bincau. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan para influencer yang turun langsung ke lapangan. Sinergi ini tidak hanya membantu secara material melalui makanan dan obat-obatan, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Aulia.

Tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan logistik di siang hari, Tim BTB Kalsel juga terus bersiaga hingga malam hari. Pada pukul 22.00 WITA, tim kembali diterjunkan untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di kawasan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, tepatnya di Komplek Budair Permai. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, khususnya lansia dan anak-anak.

Di sela-sela kegiatan kemanusiaan tersebut, Fathia turut menyampaikan pesan penyemangat kepada masyarakat Banua yang terdampak bencana.

“Semoga Banua lekas pulih. Untuk masyarakat yang terdampak, semoga selalu diberikan kekuatan dan perlindungan. Mari kita saling menguatkan, tetap semangat, dan terus melangitkan doa. Insyaallah, ujian ini bisa kita lalui bersama,” tutur Fathia.

Aksi tanggap darurat ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Ibu Ina, salah satu penerima manfaat di Desa Bincau, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Kami sangat terbantu, terutama obat gatal ini yang memang sangat kami perlukan karena kondisi air banjir yang belum surut,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara lembaga zakat, tokoh masyarakat, influencer, dan berbagai elemen lainnya, BAZNAS Kalsel berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, baik pada masa tanggap darurat bencana maupun pada fase pemulihan ke depan. (ars)

Leave a Reply