BAZNAS Kalsel Gelar Serah Terima Jabatan dan Halal Bihalal

BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dirangkai dengan Halal Bihalal, bertempat di sebuah hotel di Banjarmasin. Rabu (8/04) Kegiatan ini dihadiri oleh amilin dan amilat beserta keluarga, pimpinan periode 2021–2025, Satuan Audit Internal (SAI), serta pimpinan periode 2026–2031.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh perwakilan amil, Fadhlullah, yang kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kalsel, H. Kamaruzzaman.

Memasuki inti acara, sambutan disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kalsel periode 2021–2025, Drs. H. Irhamsyah Safari. Dalam momentum Halal Bihalal sekaligus peralihan kepemimpinan ini, beliau mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menoleh ke belakang, mengenang para perintis perzakatan di Kalimantan Selatan sejak tahun 2013 hingga 2021.

Beliau menuturkan perjalanan panjang BAZNAS Kalsel yang bermula dari sebuah lembaga yang masih sederhana, hingga akhirnya saat ini sebagai lembaga pemerintah non-struktural. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para tokoh yang telah lebih dahulu berpulang, yang telah meletakkan fondasi bagi berkembangnya pengelolaan zakat di daerah ini.

Melanjutkan refleksinya, beliau menyampaikan harapan agar ke depan tata kelola BAZNAS semakin kuat dan profesional, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dedikasi para amilin dan amilat pun diharapkan terus terjaga dan tidak pernah surut dalam menjalankan amanah.

Beliau juga mengisahkan berbagai dinamika yang dihadapi pada masa lalu, yang sebagian belum terdokumentasikan dengan baik. Dari pengalaman tersebut, ia menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam membangun kepercayaan publik, di antaranya melalui optimalisasi pengumpulan ZIS, peningkatan jumlah muzaki, serta perluasan penerima manfaat.

Sejalan dengan hal tersebut, beliau menekankan pentingnya memperluas jangkauan program serta meningkatkan edukasi dan literasi zakat kepada masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya para muzaki, dengan tetap memahami kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Komitmen terhadap regulasi juga menjadi bagian penting yang disampaikan, agar setiap langkah yang diambil dapat dioptimalkan dalam mewujudkan visi dan misi BAZNAS secara berkelanjutan.

Menutup sambutannya, beliau memberikan pesan penuh makna kepada seluruh amilin dan amilat untuk terus semangat dalam menebar kebaikan. Ia mengibaratkan peran BAZNAS seperti sumber mata air kecil yang terus mengalir, sederhana, namun konsisten memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Kesempatan selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kalsel periode 2026–2031, Ilham S.Th.I.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan periode sebelumnya atas dedikasi dan capaian yang telah diraih dalam membangun BAZNAS Kalimantan Selatan. Menurutnya, berbagai perkembangan yang telah dicapai saat ini menjadi pondasi penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan.

Ia juga menyampaikan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan sungguh-sungguh, dengan tetap melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sebelumnya.

“Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, dengan melanjutkan fondasi yang telah dibangun pimpinan sebelumnya.
Kami berkomitmen menjaga marwah BAZNAS melalui prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memohon dukungan dan doa dari seluruh pihak, baik internal maupun mitra, agar kepemimpinan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh pihak agar kepemimpinan ini dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Usai sambutan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Uria Hasnan. Dalam tausiyahnya, beliau terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya serah terima jabatan di lingkungan BAZNAS Kalsel, seraya berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa keberkahan dan kemajuan bagi pengelolaan zakat di Kalimantan Selatan.

Ustadz Uria mengulas sejarah pengelolaan zakat pada masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Pada masa itu, pengelolaan zakat telah diatur secara sistematis oleh otoritas pemerintahan, yang menjadi rujukan dalam praktik pengelolaan zakat hingga saat ini.

Melalui penjelasan tersebut, beliau menegaskan bahwa keberadaan lembaga resmi seperti BAZNAS merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai syariat yang telah dicontohkan sejak masa Rasulullah SAW, sekaligus menjadi bentuk penguatan tata kelola zakat yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan momen Halal Bihalal yang berlangsung penuh kehangatan. Para amilin, amilat, dan seluruh tamu yang hadir saling bersilaturahmi, mempererat ukhuwah, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mengemban amanah untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat. (eho)

Leave a Reply