Balangan, 8 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Penyaluran bantuan ini terasa istimewa karena dilakukan secara simbolis dan didampingi langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerjanya ke wilayah terdampak banjir
Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Pusat ini menjadi wujud respons cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak musibah dapat terpenuhi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, hadir langsung di lokasi bersama Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, H. Irhamsyah Safari, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kalsel, Ahmad Rafi’ie, guna mengawal proses distribusi bantuan kepada para mustahik.

Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari, menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS di Balangan telah dimulai sejak awal terjadinya bencana diwakili oleh BAZNAS Kabupaten Balangan. Menurutnya, BAZNAS berupaya hadir tidak hanya saat puncak perhatian, tetapi sejak masa awal hingga proses pemulihan.
“Pasca bencana tim BAZNAS Kalsel dan BAZNAS Kabupaten Balangan melalui BAZNAS Tanggap Bencana kembali bergerak di lapangan sejak 5 Januari lalu dengan berbagai kegiatan pascabencana. Di antaranya pembagian alat tulis kantor untuk sekolah di Desa Sumsum serta layanan ganti oli gratis bagi kendaraan warga yang sempat terendam banjir. Atas arahan langsung BAZNAS RI, pada 8 Januari ini kami kembali memperkuat bantuan dengan mendampingi kunjungan Bapak Wakil Presiden,” ujar Irhamsyah.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Tebing Tinggi, BAZNAS menyalurkan bantuan komprehensif berupa 300 paket logistik keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan harian, 100 paket perlengkapan sekolah (school kits) bagi anak-anak, layanan psikososial, sedangkan 50 lembar karpet untuk membantu pemulihan fasilitas ibadah di masjid dan musala hasil bantuan dari BAZNAS Balangan dan BAZNAS Batola.
Selain distribusi bantuan, relawan BAZNAS juga terlibat aktif dalam aksi gotong royong bersama TNI, Polri, dan BPBD membersihkan SDN Juuh dari sisa lumpur dan material banjir. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan, mengingat banyaknya buku dan perlengkapan sekolah yang rusak akibat terendam air.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengapresiasi kerja keras BAZNAS dan seluruh relawan yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Bersama jajaran pimpinan BAZNAS, Wapres juga menyusuri permukiman warga untuk meninjau langsung rumah-rumah yang mengalami kerusakan cukup parah.
Apresiasi turut disampaikan oleh Bupati Balangan, H. Abdul Hadi. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian besar yang diberikan oleh BAZNAS dan Pemerintah Pusat kepada masyarakat Balangan.
“Kehadiran Bapak Wakil Presiden dengan terjun langsung dan ada bantuan menjadi penyemangat luar biasa bagi masyarakat Balangan untuk segera bangkit dari musibah ini,” tuturnya.
Komitmen BAZNAS dalam penanganan bencana banjir di Balangan menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dijalankan secara profesional, tepat sasaran, serta selalu hadir dalam situasi darurat untuk melindungi dan melayani masyarakat yang membutuhkan.
Pasca meninjau Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden menyapa langsung warga terdampak banjir yang berada di lokasi pengungsian. Beliau juga turun langsung ke area terdampak untuk melihat kondisi banjir serta memastikan penanganan dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Pada kesempatan ini, Wakil Presiden RI bersama jajaran didampingi oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Secara simbolis, Wakil Presiden menyerahkan bantuan logistik keluarga kepada warga yang mengungsi akibat banjir.
Kunjungan ini menjadi wujud perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan sinergi lintas lembaga terus berjalan dalam upaya pemulihan pascabanjir di Kalimantan Selatan.