Kolaborasi BNNP Kalsel dan BAZNAS Kalsel Optimalisasi Dana ZIS untuk Lawan Peredaran Narkoba di Kalsel

Kalimantan Selatan – Dalam langkah antisipatif menghadapi tantangan peredaran gelap narkotika dan prekursor, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan bersama BAZNAS Kalsel menandatangani kerja sama optimalisasi pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Penandatanganan yang berlangsung di kantor BNNP Kalsel ini merupakan upaya sinergis dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala BNNP Kalsel, Wisnu Andayana, dan Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari. Dalam sambutannya, Wisnu Andayana menegaskan, “Kalimantan Selatan bukan lagi sekadar transit, tetapi kini menjadi tujuan peredaran narkoba. Kita tidak bisa mengatasi masalah ini sendirian. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, sangat diperlukan.”

 Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang belum memahami bahwa penyalahgunaan narkoba tidak selalu berujung pada pidana, melainkan mengharuskan pendekatan rehabilitasi.

Sementara itu, H. Irhamsyah Safari menyampaikan peran strategis BAZNAS Kalsel dalam mengelola dana ZIS dan DSKL, yang tidak hanya mencakup penyaluran konsumtif tetapi juga produktif. “Pembinaan atau rehabilitasi pengguna narkoba pun bisa didukung dengan pemanfaatan dana ZIS, asalkan memenuhi hasil survei kelayakan sebagai asnaf zakat,” ungkapnya.

Acara penandatanganan diakhiri dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Irhamsyah Safari, sebagai momentum pembinaan rohani dan mental bagi pegawai BNNP Kalsel. Tausiyah tersebut diharapkan mampu memperkokoh semangat dalam melaksanakan tugas pencegahan dan pemberantasan narkoba secara menyeluruh.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana keagamaan dapat diarahkan untuk menyelesaikan persoalan sosial yang kompleks, sekaligus memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kalimantan Selatan (arm)

 

Leave a Reply