{"id":3693,"date":"2024-08-20T14:29:42","date_gmt":"2024-08-20T06:29:42","guid":{"rendered":"https:\/\/kalsel.baznas.go.id\/berita\/?p=3693"},"modified":"2024-08-20T14:32:21","modified_gmt":"2024-08-20T06:32:21","slug":"baznas-kalsel-perkuat-sdm-zakat-dengan-sertifikasi-dan-pelatihan-berbasis-kompetensi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/baznas-kalsel-perkuat-sdm-zakat-dengan-sertifikasi-dan-pelatihan-berbasis-kompetensi\/","title":{"rendered":"BAZNAS Kalsel Perkuat SDM Zakat dengan Sertifikasi dan Pelatihan Berbasis Kompetensi"},"content":{"rendered":"<p><b>Banjarmasin, 20 Agustus 2024 \u2013<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> BAZNAS Kalimantan Selatan kembali mengadakan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi skema kualifikasi dalam pengelolaan zakat. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari amilin dan amilat BAZNAS di Kalimantan Selatan, termasuk perwakilan dari 3 UPZ BAZNAS Kalsel, yaitu UPZ Bank Kalsel, UPZ Rumah Amal Ukhuwah, dan UPZ Bakti Bersama Hasnur Group.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Tambrin. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelatihan ini, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi amilin dan amilat dalam pengelolaan zakat. \u201cSaya berharap pelatihan ini dapat meningkatkan daya guna SDM BAZNAS di Kalsel, sehingga mereka bisa lebih maksimal dalam pengelolaan zakat di wilayah ini,\u201d ujarnya.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3697\" src=\"https:\/\/kalsel.baznas.go.id\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468.jpg\" alt=\"\" width=\"6000\" height=\"3376\" srcset=\"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468.jpg 6000w, https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468-300x169.jpg 300w, https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468-768x432.jpg 768w, https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSC03468-1140x641.jpg 1140w\" sizes=\"auto, (max-width: 6000px) 100vw, 6000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kalsel. Jika pada tahun lalu pelatihan ini diikuti oleh amil dan juga pimpinan, kali ini fokus pada 32 amilin yang siap meningkatkan kompetensinya. Irhamsyah juga menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kesepakatan dalam Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS se-Kalimantan Selatan, di mana pentingnya penguatan SDM dengan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) menjadi prioritas utama.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAmilin yang mengikuti pelatihan ini tidak perlu khawatir mengenai ujian sertifikasi oleh assessor, karena materi yang diujikan merupakan bagian dari pekerjaan sehari-hari mereka,\u201d tambah Irhamsyah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kalsel, perwakilan Lembaga Sertifikasi BAZNAS RI, Sugianto, dan Lemdiklat BAZNAS RI, Kukuh Widyanthoro, yang turut memberikan dukungan dan arahan kepada para peserta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para amilin dan amilat BAZNAS di Kalimantan Selatan dapat lebih profesional dan kompeten dalam mengelola zakat, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kesejahteraan umat. (arm)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, 20 Agustus 2024 \u2013 BAZNAS Kalimantan Selatan kembali mengadakan pelatihan berbasis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3696,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[2,7,17],"tags":[],"class_list":["post-3693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dakwah-advokasi","category-pendidikan","category-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3693"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3698,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3693\/revisions\/3698"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}