{"id":4236,"date":"2024-11-21T16:01:31","date_gmt":"2024-11-21T08:01:31","guid":{"rendered":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/?p=4236"},"modified":"2025-06-11T15:05:14","modified_gmt":"2025-06-11T07:05:14","slug":"santripreneur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/santripreneur\/","title":{"rendered":"BAZNAS Kalsel Gelar Workshop Kewirausahaan dalam Program Santripreneur 2024"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Banjarmasin, 21 November 2024<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar workshop kewirausahaan untuk program Santripreneur 2024, bertempat di Kantor BAZNAS Kalsel, lantai 2 Gedung Islamic Centre Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kalsel, Saptian Hadi. Dalam sambutannya, Hadi berharap kegiatan ini dapat memberdayakan para santri untuk merintis usaha yang mandiri dan sukses di masa depan. \u201cSaya berharap para santri dapat mengembangkan usaha yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga memberdayakan diri mereka dan masyarakat sekitar,\u201d ujar Hadi. Ia juga mengingatkan pentingnya interaksi aktif antara peserta dan pemateri selama workshop agar materi yang disampaikan dapat dicerna dengan maksimal.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8426\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2024\/11\/29163759\/DSC08189-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Workshop ini berlangsung selama dua hari, pada hari pertama dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama, materi mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Inovasi Bisnis dan Segmentasi Pasar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> disampaikan oleh Selamat Riyadi, Juara 1 Program Youngpreneur BAZNAS Kalsel tahun 2022. Sesi kedua dilanjutkan dengan pembahasan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Peran Santri dalam Dunia Usaha<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang disampaikan oleh H. Saddam Nurhidayat, Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Kalsel. Sedangkan sesi ketiga membahas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Biaya Produksi dan Modal Bisnis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dipresentasikan oleh Marhusin dan tim, yang merupakan akademisi dan praktisi di bidang kewirausahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu peserta, Aisyah Mardianti, santriwati dari Pondok Pesantren Darussalam Martapura, mengungkapkan semangatnya mengikuti kegiatan ini. Aisyah, yang mengelola usaha distributor cemilan, berharap workshop ini dapat memberikan banyak ilmu dan ide untuk mengembangkan usahanya ke depan. \u201cSaya sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dan berharap dapat memperoleh wawasan baru yang bisa diterapkan untuk mengembangkan usaha yang sedang saya jalankan,\u201d ujar Aisyah.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8428\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2024\/11\/29163758\/DSC08149-1-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebanyak 16 peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Selatan hadir dalam acara ini. Mereka antusias mengikuti setiap sesi, berharap dapat membawa ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha mereka masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program Santripreneur BAZNAS Kalsel 2024 ini diharapkan tidak hanya memberikan wawasan kepada para santri mengenai dunia kewirausahaan, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi wirausahawan yang mandiri dan sukses. (eho)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, 21 November 2024 \u2013 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4238,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4236"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5331,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4236\/revisions\/5331"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}