{"id":5827,"date":"2025-09-11T13:53:08","date_gmt":"2025-09-11T05:53:08","guid":{"rendered":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/?p=5827"},"modified":"2025-09-11T13:53:08","modified_gmt":"2025-09-11T05:53:08","slug":"dari-tulang-punggung-keluarga-hingga-usaha-kerupuk-ramsiah-bangkit-bersama-program-micropreneur-baznas-kalsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/dari-tulang-punggung-keluarga-hingga-usaha-kerupuk-ramsiah-bangkit-bersama-program-micropreneur-baznas-kalsel\/","title":{"rendered":"Dari Tulang Punggung Keluarga hingga Usaha Kerupuk, Ramsiah Bangkit Bersama Program Micropreneur BAZNAS Kalsel"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banjarmasin, 10 September 2025 \u2013 Hidup seringkali menghadirkan ujian di luar dugaan. Itulah yang dialami Ramsiah (50), seorang ibu asal Jl. Sei Andai Komplek Pesona Persada Blok E No. 2, Banjarmasin. Sejak suami mengalami kecelakaan pada tahun 2020 hingga tidak bisa berjalan lagi, ia memutuskan untuk memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Dengan penuh ketekunan, ia mengembangkan usaha kerupuk yang menjadi sumber nafkah utama hingga saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah lima tahun lamanya Ramsiah menjalankan usaha ini. Setiap hari ia memproduksi aneka kerupuk seperti keripik pisang, keripik singkong, unyil, acan, udang, pipih, hingga amplang. Hasil olahan itu kemudian ia jual secara keliling dari warung ke warung, sampai kecamatan tetangga. Dengan harga jual yang terjangkau, yakni Rp800\u2013Rp900 per bungkus, produk Ramsiah menjadi pilihan banyak pelanggan. Dalam sekali pengantaran, ia mampu menjual lebih dari 100 bungkus hanya dalam waktu empat hari.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9850\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-10-at-14.17.44.jpeg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring meningkatnya minat pembeli, Ramsiah bertekad menambah stok produksi agar permintaan dari warung-warung langganannya dapat terpenuhi. Namun, dengan keterbatasan peralatan sederhana, usahanya belum bisa berkembang secara maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya ingin bisa memproduksi lebih banyak supaya stok di warung tidak cepat habis. Alhamdulillah, sekarang ada bantuan yang membuat usaha saya bisa lebih maju,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan baru itu datang ketika Ramsiah bergabung dalam Program Micropreneur BAZNAS Kalimantan Selatan. Melalui program ini, ia memperoleh dukungan usaha dan pendampingan, sehingga bisa meningkatkan kapasitas produksi. Dukungan ini sekaligus memberi motivasi baru bagi Ramsiah, yang sebelumnya kesulitan memproduksi dan memasarkan kerupuk, kini yakin bisa memenuhi permintaan dari warung langganan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9849\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-10-at-14.17.16.jpeg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAlhamdulillah, terima kasih sudah dibantu. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan ini, saya bisa memenuhi permintaan dari warung langganan dan insya allah usaha saya semakin berkembang,\u201d tutur Ramsiah penuh syukur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rizal, Staf Pendayagunaan BAZNAS Kalsel yang mendampingi langsung program pemberdayaan ini, menyampaikan bahwa program Micropreneur dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi mustahik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cProgram ini bukan hanya tentang bantuan, tetapi juga bagaimana mendampingi mereka agar bisa mengembangkan usaha secara mandiri. Kami berharap usaha ibu Ramsiah bisa terus bertumbuh, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan secara berkelanjutan, bukan hanya sesaat,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, 10 September 2025 \u2013 Hidup seringkali menghadirkan ujian di luar dugaan&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5827","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5827"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5830,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5827\/revisions\/5830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}