{"id":7024,"date":"2026-06-17T10:24:38","date_gmt":"2026-06-17T02:24:38","guid":{"rendered":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/?p=7024"},"modified":"2026-06-17T10:24:38","modified_gmt":"2026-06-17T02:24:38","slug":"kurban-dan-badingsanakan-sintesis-teo-humanisme-masyarakat-banjar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/kurban-dan-badingsanakan-sintesis-teo-humanisme-masyarakat-banjar\/","title":{"rendered":"Kurban dan Badingsanakan: Sintesis Teo-Humanisme Masyarakat Banjar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh Raissalam (Wakil Ketua IV BAZNAS Kalsel)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kosmologi sosial masyarakat Banjar, ibadah \u201cKurban\u201d tidak sekadar dipandang sebagai ritus fikih vertikal (hablun minallah), melainkan mengalami proses pribumisasi (indigenisasi) melalui falsafah \u201cBadingsanakan\u201d .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badingsanakan (persaudaraan) merupakan fundamen humanisme lokal yang mengubah kesalehan ritual menjadi kesalehan sosial. Pertemuan keduanya menciptakan ruang hibrida di mana dimensi religi dan humanisme melebur saling menguatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurban sebagai Instrumen Filantropi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara teologis, Kurban adalah manifestasi ketundukan kepada Allah. Namun, secara sosiologis, syariat distribusi daging kurban berfungsi sebagai alat redistribusi ekonomi periodik. Ritus ini meruntuhkan sekat-sekat kelas sosial melalui media pangan, memberikan akses bagi strata bawah untuk menikmati komoditas yang dalam keseharian sering kali menjadi simbol kemewahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10965\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2026\/06\/WM-1.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badingsanakan dan Humanisme Religius<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi masyarakat Banjar, \u201cbadingsanakan\u201d melampaui batas ikatan darah (consanguinity) menuju persaudaraan eksistensial (existential brotherhood). Humanisme yang terkandung di dalamnya tidak bersifat sekuler, melainkan\u00a0 \u201cHumanisme Religius \u201c: sebuah kesadaran kultural bahwa menjaga harmoni sosial dan memuliakan sesama manusia adalah bagian mutlak dari manifestasi keimanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Titik Temu Religi dan Humanisme<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Integrasi antara Kurban dan etos Badingsanakan mewujud dalam tiga artikulasi sosial:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cPerluasan Konsep Saudara:\u201d Kerja kolektif (gotong royong) dalam proses kurban mencairkan batas keluarga inti, mengubah dangsanak kandung menjadi dangsanak sakampungan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10966\" src=\"https:\/\/baznaskalsel.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com\/uploads\/2026\/06\/WM-2.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1440\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201cDekonstruksi Asimetri Sosial\u201d Momen ini menciptakan apa yang disebut Victor Turner sebagai \u201ccommunitas\u201d\u2014fase liminal di mana tokoh masyarakat, elit, dan warga biasa melebur dalam kesetaraan kerja tanpa sekat status sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d Kolektivitas Spiritual (Baimbai)\u201d Pelaksanaan kurban secara baimbai (bersama-sama) mengawinkan aspek teologis (mencari rida Ilahi) dengan aspek humanis (merayakan kebahagiaan komunal).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi ulun simpul kan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sintesis antara Kurban dan Badingsanakan menunjukkan bahwa religiusitas masyarakat Banjar tidak bersifat individual-eskapis. Kurban memberi \u201clegalitas spiritual dan pemantik moral\u201d , sementara Badingsanakan menyediakan \u201cwadah kultural dan instrumen sosialnya\u201d Keduanya membuktikan bahwa semakin tinggi kualitas tauhid seseorang, semakin kuat pula komitmen humanismenya dalam merawat persaudaraan sosial.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Raissalam (Wakil Ketua IV BAZNAS Kalsel) Dalam kosmologi sosial masyarakat Banjar,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7027,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-7024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7024"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7024\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7028,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7024\/revisions\/7028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baznaskalsel.org\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}