Cegah Wabah Pascabanjir, BAZNAS Kalsel Hadirkan Layanan Kesehatan “Teras Sehat” untuk Warga Mandastana

Barito Kuala — Surutnya air banjir di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, menyisakan persoalan baru bagi warga. Ancaman penyakit pascabanjir mulai dirasakan masyarakat di 14 desa terdampak, terutama oleh kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Merespons kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menghadirkan layanan kesehatan “Teras Sehat” sebagai langkah preventif mencegah potensi wabah, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di aula desa setempat ini memadukan pelayanan kesehatan gratis dengan penyaluran bantuan logistik. Sebanyak 150 kotak makanan ringan dibagikan kepada warga, bersamaan dengan pelaksanaan program unggulan “Teras Sehat BAZNAS Kalsel” yang memberikan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan bagi masyarakat terdampak banjir.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kalsel menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Mandastana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga penanganan keluhan penyakit yang umum muncul pascabanjir.

Camat Mandastana, St. Khadijah, menilai kehadiran layanan kesehatan dari BAZNAS Kalsel sangat krusial di tengah meningkatnya risiko penyakit di wilayahnya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Pasca-banjir, ada 14 desa di Mandastana yang terdampak. Penyakit seperti muntaber dan gatal-gatal mulai banyak menyerang warga, terutama anak-anak dan lansia,” ujar St. Khadijah.

Ia menambahkan, bantuan obat-obatan yang disalurkan akan dikelola dan didistribusikan secara optimal melalui Puskesmas maupun langsung ke lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kalsel dan para donatur, dan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” tuturnya.

Manfaat layanan “Teras Sehat” juga dirasakan langsung oleh warga. Mbah Tukiar, seorang warga lansia, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang masih belum sepenuhnya pulih.

“Alhamdulillah, layanan ini sangat dibutuhkan. Saya tadi cek tensi dan hasilnya normal. Saya juga diberi obat-obatan untuk menjaga kesehatan setelah banjir,” kata Mbah Tukiar dengan wajah lega.

Komandan BTB Kalsel, Muh. Aulia Rahman, menegaskan bahwa program kesehatan pascabencana ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. (ars)

Leave a Reply