Banjarmasin — Beragam upaya kemandirian ekonomi terus tumbuh dari tangan para penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Mulai dari usaha jamu olahan hingga parfum, BAZNAS Kalsel secara konsisten melakukan pendampingan dan monitoring guna memastikan usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Monitoring yang dilaksanakan pada Selasa (3/2/2026) menyasar dua pelaku UMKM penerima manfaat, yakni Ibu Ismi di kawasan Sungai Andai dan Bapak Fahrul di Jalan Pandan Sari. Ibu Ismi kini aktif berjualan jamu olahan di Siring Menara Pandang setiap hari Minggu dengan omzet mencapai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per pekan, serta memperluas pemasaran melalui reseller dan marketplace. Tingginya permintaan dari luar pulau mendorongnya untuk berinovasi dengan mengembangkan jamu dalam bentuk bubuk agar lebih tahan lama saat pengiriman.

Sementara itu, Bapak Fahrul menjalankan usaha parfum dengan jam operasional dari pukul 11.00 hingga 22.00 WITA. Beragam varian aroma, termasuk produk best seller, disediakan untuk memenuhi selera konsumen yang beragam. Dari usaha tersebut, ia mampu meraih omzet harian sekitar Rp300 ribu dengan laba mencapai 50 persen.
Pendamping Program UMKM BAZNAS Kalsel, Zahratussalwa, menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas bantuan, tetapi juga penguatan kapasitas dan mental usaha agar penerima manfaat mampu tumbuh secara mandiri.

“Kami melihat perkembangan yang cukup positif dari usaha para penerima manfaat. Ibu Ismi mulai berani berinovasi dengan pengembangan jamu bubuk agar dapat menjangkau pasar luar daerah, sementara Bapak Fahrul konsisten menjaga kualitas dan variasi produknya. Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong UMKM binaan BAZNAS Kalsel agar terus bangkit, berkembang, dan semakin mandiri,” ungkap Zahra
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, BAZNAS Kalsel berharap UMKM binaan dapat terus meningkatkan kesejahteraan, memperluas jangkauan usaha, serta menjadi contoh kemandirian ekonomi berbasis zakat bagi masyarakat Banua.