Kawal Hingga Dermaga, Tim BAZNAS Kalsel Pastikan Dua Ibnu Sabil Aman Menuju Kampung Halaman

Banjarmasin — Setelah empat bulan terkatung-katung tanpa kejelasan di tanah rantau, harapan Bapak Basri dan Bapak Anton Juliwijaya untuk kembali ke kampung halaman akhirnya terwujud. Melalui bantuan program kemanusiaan asnaf ibnu sabil, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan memfasilitasi kepulangan kedua pria yang menjadi korban penipuan lowongan kerja tersebut melalui Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (20/04/2026).

Bapak Basri, seorang lansia asal Medan, dan Bapak Anton, pekerja lepas asal Jakarta, sebelumnya datang ke Kalimantan Selatan dengan ekspektasi besar akan pekerjaan yang dijanjikan. Namun, sesampainya di tujuan, janji tersebut terbukti palsu. Keduanya pun terjebak dalam situasi sulit tanpa pekerjaan maupun penghasilan selama empat bulan terakhir.

Tim BAZNAS Kalsel bergerak memberikan bantuan dengan membelikan tiket kapal laut. Personel BAZNAS juga mengantar langsung keduanya hingga ke Terminal Penumpang Bandarmasih di area Pelabuhan Trisakti, Jl. Barito Hulu, Banjarmasin Barat, untuk memastikan mereka naik ke kapal dengan aman.

Dengan nada suara bergetar, Bapak Basri mengungkapkan rasa terima kasihnya sesaat sebelum keberangkatan. “Terima kasih banyak atas bantuannya. Akhirnya saya bisa pulang bersama Anton. Selama empat bulan di sini saya terus mencari kerja tapi tidak ada sama sekali. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya haru.

Di lokasi berbeda, Wakil Ketua II BAZNAS Kalsel, H. Muslim, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi penyaluran zakat yang tepat sasaran sesuai dengan syariat Islam.

“Ibnu Sabil adalah salah satu dari delapan golongan (asnaf) penerima zakat yang disebutkan dalam Al-Qur’an (QS. At-Taubah: 60). Karena Bapak Basri dan Bapak Anton termasuk dalam kategori tersebut -orang yang dalam perjalanan dan mengalami kesulitan- maka BAZNAS Kalsel berkewajiban membantu proses kepulangan mereka,” jelas H. Muslim.

Kunjungan dan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mental para korban penipuan dan menjadi pengingat bagi masyarakat luas agar lebih waspada terhadap tawaran lowongan kerja yang tidak jelas sumbernya, sembari menunjukkan bahwa dana zakat hadir sebagai pelindung bagi mereka yang membutuhkan.(ars)

Leave a Reply