Laporan Keuangan BAZNAS Kalsel Langganan Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Banjarmasin (17/01/2024) – BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2023 dari tim Akuntan Publik, KAP Fahmi Rizani dan rekan berdasarkan Laporan Auditor Independen No.00001/2.1371/AU.4/11/1773-2/1/I/2024 pertanggal 8 Januari 2024. Prestasi ini menandai kali ke-8 berturut-turut BAZNAS Kalsel mendapatkan penghargaan tertinggi dalam kategori keuangan.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian adalah predikat terbaik dari lima kategori yang diberikan oleh Akuntan Publik, mencerminkan kualitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah sesuai dengan standar keuangan Indonesia.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan H. Irhamsyah Safari, bersyukur atas predikat Wajar Tanpa Pengecualian yang didapatkan, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang telah diraih. Hal ini mencerminkan lembaga BAZNAS sesuai dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI.” ucapnya

Ia juga berharap setelah meraih prestasi ini, BAZNAS Kalsel akan mengoptimalkan kinerja, “Kami sepakat untuk terus optimal dalam dalam pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah dengan peningkatan pengumpulan juga pendistribusian dana zakat. Selain itu, semoga masyarakat menjadi lebih mengenal dan percaya kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelolaan zakat” tambahnya

Proses audit dilakukan setiap tahun oleh tim Akuntan Publik, dimulai sejak akhir tahun hingga awal tahun berikutnya. Pemeriksaan laporan tahunan lembaga dilakukan setelah laporan keuangan selesai, dan tim auditor secara langsung mengunjungi kantor BAZNAS untuk memastikan segala transaksi telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

BAZNAS Kalsel juga mendorong BAZNAS Kabupaten dan Kota agar mengaudit laporan keuangan tahunannya. Hal ini agar selain sesuai dengan aturan syar’i juga sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah zakat.

Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian ini tidak hanya mencerminkan profesionalisme BAZNAS Kalsel dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang diamanahi dalam pengelolaan ZIS ini. BAZNAS Kalsel terus berkomitmen untuk menjaga standar keuangan yang tinggi, sesuai dengan regulasi yang berlaku, demi memberikan pelayanan terbaik kepada umat. (sof)