Rapat Kerja UPZ BAZNAS Kalsel, Fokus pada Peningkatan Kinerja UPZ

Banjarmasin, 9 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Dalam upaya memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL), BAZNAS Kalsel menggelar Rapat Kerja dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2025 untuk UPZ di lingkungan BAZNAS Kalsel. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dengan melibatkan 14 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari seluruh Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari, menggarisbawahi peran strategis UPZ dalam mengelola zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. “UPZ adalah ujung tombak pengelolaan zakat. Kita harus memastikan zakat yang terkumpul bisa dimanfaatkan secara optimal oleh mustahik, terutama di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan,” ujarnya penuh semangat.

A. Rafi’ie Memberikan Materi Mengenai IKK

Salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja ini adalah pengoptimalan potensi zakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kalsel, A. Rafi’ie, potensi zakat di wilayah tersebut masih sangat besar, namun pemanfaatannya belum maksimal.

“Kita menghadapi tantangan besar untuk mengarahkan masyarakat agar menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS dan UPZ. Sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya zakat yang dikelola secara terorganisir harus terus digencarkan,” kata Rafi’ie.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para peserta mengidentifikasi sejumlah kendala yang dihadapi, seperti kurangnya jaringan UPZ di wilayah terpencil, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, dan minimnya inovasi program untuk menarik minat muzaki. Beberapa solusi yang diusulkan antara lain memperluas jaringan UPZ, meningkatkan sosialisasi berbasis komunitas, dan mengembangkan program-program inovatif berbasis teknologi.

Evaluasi Serta Penyusunan RKAT BAZNAS Kalsel dan UPZ

Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UPZ untuk tahun 2025 yang bertujuan mempercepat pencapaian target indikator kinerja kunci (IKK) BAZNAS Kalsel. “Kami optimis, dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, zakat bisa menjadi instrumen pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T,” tutup Irhamsyah.

Semangat kolaborasi ini menunjukkan langkah nyata BAZNAS Kalsel untuk terus berperan sebagai mitra strategis umat Islam dalam pengelolaan zakat, membawa harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.(ars)

Leave a Reply