BANJARMASIN, 14 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Public Expose Pengelolaan Zakat Semester I Tahun 2026 secara hybrid dari Ruang Rapat BAZNAS Kalsel, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS Kalsel dalam menyampaikan capaian pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan.
Public Expose diikuti oleh 81 partisipan melalui Zoom Meeting dan 18 partisipan melalui siaran langsung YouTube BAZNAS Kalsel. Peserta berasal dari BAZNAS kabupaten se-Kalimantan Selatan, perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kalsel, instansi vertikal, perguruan tinggi, perusahaan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), mitra BAZNAS, serta masyarakat umum.
Sejumlah BAZNAS kabupaten yang mengikuti kegiatan antara lain BAZNAS Kotabaru, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tabalong, Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Selatan. Kegiatan ini juga diikuti berbagai instansi pemerintah, Bank Indonesia, PTA Banjarmasin, UPZ Bank Kalsel, UPZ Bakti Bersama, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan mitra strategis lainnya.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, Ilham, S.Th.I., didampingi Wakil Ketua I Drs. H. Kamaruzzaman dan Wakil Ketua IV Drs. Raissalam. Sementara itu, materi dan laporan capaian Public Expose disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kalsel, Drs. H. Ahmad Rafi’ie, M.M.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kalsel, Ilham, S.Th.I., menegaskan bahwa Public Expose merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus membangun pengelolaan zakat yang amanah, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Zakat bukan semata-mata tentang angka yang berhasil dihimpun, tetapi tentang amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dan manfaat yang harus benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Dalam pemaparan laporan Semester I 2026, BAZNAS Kalsel menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2026 berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp36.425.344.833, atau 48,38 persen dari target pengumpulan sebesar Rp75.285.000.000. Capaian tersebut merupakan hasil kepercayaan para muzaki serta dukungan pemerintah daerah, UPZ, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat Kalimantan Selatan.
Dari dana yang telah dihimpun, BAZNAS Kalsel menyalurkan Rp28.535.104.786 kepada 51.028 penerima manfaat melalui berbagai program di bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dakwah dan advokasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain laporan pengumpulan dan penyaluran ZIS, Public Expose juga memaparkan pelaksanaan sejumlah program unggulan selama Semester I 2026. Di antaranya Program Ramadan, Program Kurban Berkah 1447 H, implementasi Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan mengenai optimalisasi ZIS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, serta program Kalsel Peduli Sumatera.
Pada Program Kurban Berkah 1447 H, BAZNAS Kalsel berhasil menghimpun 746 ekor sapi dan 91 ekor kambing, dengan jumlah penerima manfaat mencapai lebih dari 114 ribu jiwa di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.
Sementara itu, melalui program Kalsel Peduli Sumatera, masyarakat Kalimantan Selatan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1.209.153.103 sejak akhir 2025 hingga Juli 2026. Dana tersebut disalurkan melalui kolaborasi bersama BAZNAS Provinsi Sumatera Barat dan BAZNAS Kabupaten Agam untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.
Ketua BAZNAS Kalsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, pemerintah daerah, BAZNAS kabupaten/kota, UPZ, dunia usaha, komunitas, media, dan seluruh mitra yang selama ini telah mendukung program BAZNAS Kalsel.
“Semoga kepercayaan yang dititipkan kepada BAZNAS terus kami jaga dengan sebaik-baiknya, sehingga zakat tidak hanya menjadi kewajiban yang ditunaikan, tetapi menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kemaslahatan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Melalui Public Expose 2026 ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Banua.
Penulis: Zahratussalwa
Dokumentasi: Zahratussalwa
Editor: Muhammad Adi RAM

