Banjarmasin, 4 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).
Penyerahan SK UPZ tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kalsel, yakni Wakil Ketua I, Drs. H. Kamaruzzaman, dan Wakil Ketua III, Drs. H. Ahmad Rafi’ie, M.M., didampingi Bidang Pengumpulan BAZNAS Kalsel. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua STIENAS Banjarmasin, Dr. H. M. Soedjatmiko, S.E., M.A., Ak., C.A., beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus mempererat sinergi antara BAZNAS Kalsel dan STIENAS Banjarmasin dalam mengoptimalkan potensi ZIS untuk mendukung program pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.
Ketua STIENAS Banjarmasin, Dr. H. M. Soedjatmiko, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan BAZNAS Kalsel melalui pembentukan UPZ di lingkungan kampus. Menurutnya, keberadaan UPZ diharapkan dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai berbagi di kalangan civitas akademika.
Tidak hanya sebatas penyerahan SK dan sosialisasi, kedua belah pihak juga berkomitmen menindaklanjuti kolaborasi tersebut melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kerja sama ini akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program strategis yang memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Program yang direncanakan meliputi sinergi dalam kegiatan tanggap kebencanaan, bantuan tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang membutuhkan, pelatihan dan pemberdayaan sumber daya manusia, serta optimalisasi penghimpunan dana ZIS melalui pembentukan rekening resmi UPZ di bank syariah guna mendukung tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Wakil Ketua I BAZNAS Kalsel, Drs. H. Kamaruzzaman, berharap keberadaan UPZ STIENAS tidak hanya berperan sebagai unit penghimpun zakat, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kalsel, Drs. H. Ahmad Rafi’ie, M.M., menambahkan bahwa sinergi dengan dunia pendidikan merupakan langkah penting dalam membangun budaya zakat sejak dini, sehingga semakin banyak generasi yang memahami pentingnya pengelolaan zakat secara amanah dan profesional.
Melalui terbentuknya UPZ dan rencana kerja sama yang akan diwujudkan dalam MoU, BAZNAS Kalsel berharap STIENAS Banjarmasin dapat menjadi salah satu perguruan tinggi pelopor dalam penguatan gerakan zakat, sekaligus menghadirkan berbagai program pendidikan, pemberdayaan, dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penulis: Zahratussalwa
Dokumentasi: Zahratussalwa
Editor: Muhammad Adi Ram

