Banjarmasin, 21 Oktober 2025 — Di tengah tantangan hidup yang berbeda, dua keluarga di Kalimantan Selatan menerima uluran tangan kehangatan dari Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel). Bantuan kemanusiaan dan darurat disalurkan untuk meringankan beban Bapak M. Rahman yang tertimpa musibah, dan Ibu Vuspa yang gigih berjuang sebagai orang tua tunggal.
Rahman, warga Komplek Griya Annisah Permai Tahap II, Desa Semangat Dalam, Batola, dilanda musibah kebakaran hebat pada 9 September 2025 lalu. Kebakaran itu menghanguskan satu rumah beserta seluruh isinya, menyebabkan kerugian besar. Bantuan dari BAZNAS Kalsel turut mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali kehidupan pasca musibah.

Sementara itu, di lain tempat Ibu Vuspa menghadapi perjuangan sehari-hari yang tak kalah berat. Sebagai ibu tunggal dengan dua anak, Ibu Vuspa saat ini tinggal bersama keluarganya dan hanya mengandalkan pemberian dari anak dan menantunya untuk biaya hidup. Beban semakin menumpuk karena ia memiliki tunggakan sewa rumah selama empat bulan dan kesulitan membiayai pendidikan putra keduanya yang kini duduk di bangku SMA.
Muh Aulia Rahman Kepala Seksi Pendistribusian Reguler BAZNAS Kalsel, menjelaskan, “Alhamdulillah, hari ini kami telah menyalurkan bantuan untuk dua mustahik. Ini adalah wujud dari dana zakat yang harus segera disalurkan saat terjadi musibah maupun kebutuhan mendesak.”
Bapak M. Rahman melalui perwakilan keluarganya mengungkapkan, “Musibah ini benar-benar membuat kami sekeluarga terpukul. Saat kami masih bingung harus memulai dari mana, BAZNAS Kalsel datang dengan bantuan ini. Alhamdulillah, ini sangat membantu kami untuk bangkit kembali.”

Senada dengan itu, Ibu Vuspa yang tengah berjuang membiayai pendidikan putranya juga tak kuasa menahan haru. “Ketika BAZNAS Kalsel datang dan memberikan bantuan untuk tunggakan sewa rumah dan biaya sekolah anak, rasanya seperti beban berat yang langsung terangkat. Terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS Kalsel dan seluruh muzaki.” tuturnya.
Aksi ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kalsel dalam tanggap darurat dan pemberdayaan sosial, menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat mampu menjadi solusi instan bagi masalah kemanusiaan yang mendesak.