Talkshow National Halal Fair 2026 Bahas Peran Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kalsel dipercaya Sebagai Narasumber

Banjarbaru — Upaya memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat menjadi salah satu fokus dalam kegiatan talkshow pada rangkaian National Halal Fair Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Gedung Idham Chalid, Komplek Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Kamis (5/3/2026).

Talkshow yang mengangkat tema “Keberjamaahan dalam Zakat: No One Left Behind” ini menjadi ruang diskusi dan berbagi gagasan antara berbagai pemangku kepentingan ekonomi syariah untuk memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Selatan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Selatan, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Peserta yang hadir terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan lembaga ekonomi syariah, akademisi, serta pegiat ekonomi syariah.   Melalui forum ini, para peserta membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan zakat, di antaranya konsep keberjamaahan dalam pengelolaan zakat, peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, hingga pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan lembaga keuangan syariah.

Selain itu, diskusi juga menyoroti strategi untuk meningkatkan partisipasi muzaki, khususnya di kalangan ASN, serta optimalisasi pengelolaan zakat agar mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan umat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, H. Saddam Nurhidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan berbagai stakeholder ekonomi syariah.

“Melalui forum ini diharapkan kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan berbagai stakeholder ekonomi syariah dapat semakin kuat. Kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi juga diharapkan meningkat sehingga penyalurannya lebih terarah, transparan, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi para mustahik,” ujarnya (eho).

 

Leave a Reply