BAZNAS Kalsel dan LPH UIN Antasari Banjarmasin Gelar Audiensi, Bahas Sertifikasi Halal bagi UMKM Binaan

BANJARMASIN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui upaya percepatan sertifikasi halal bagi UMKM binaan. Langkah tersebut dilakukan melalui audiensi dan diskusi strategis bersama Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Antasari di Kampus UIN Antasari Banjarmasin, Senin (31/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalsel diwakili Kepala Seksi Penyaluran, Zumrotun Nisa. Audiensi membahas mekanisme pengajuan, pendampingan, hingga tahapan sertifikasi halal bagi produk UMKM binaan BAZNAS Kalsel.

Zumrotun Nisa menyampaikan, sertifikasi halal menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan UMKM mustahik. Karena itu, kolaborasi dengan LPH UIN Antasari diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam memenuhi standar kehalalan produk.

LPH UIN Antasari yang diwakili oleh Trining Puji Astutik, menyambut baik upaya tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pendampingan serta pemeriksaan halal bagi UMKM binaan BAZNAS Kalsel. “Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan aspek legalitas produk, tetapi juga memperkuat keberlanjutan usaha dan kemandirian ekonomi mustahik” ujar Trining.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan melakukan pemetaan UMKM binaan serta menyiapkan dokumen dan persyaratan yang diperlukan untuk menentukan pelaku usaha yang menjadi prioritas pada tahap awal program sertifikasi halal.

 

Penulis: Zahratussalwa
Dokumentasi: Humas LPH UIN Antasari

Editor: Adi Ram

Leave a Reply