BAZNAS Kalsel Bagikan Masker untuk Pejuang Rupiah di Tengah Kabut Asap

Banjarbaru, 31 Agustus 2026 — Di saat sebagian masyarakat dapat memilih bertahan di dalam rumah guna menghindari pekatnya kabut asap, para pelaku UMKM dan pedagang kecil di ruang terbuka tidak memiliki pilihan serupa. Berhenti berjualan berarti dapur tidak mengepul, sementara memaksakan diri tetap berdagang berarti mempertaruhkan kesehatan di tengah ancaman gangguan pernapasan.

Menyikapi kondisi yang tidak ideal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan menginisiasi langkah tanggap darurat untuk melindungi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Dalam beberapa hari ke depan, BAZNAS Kalsel menggencarkan aksi pembagian masker secara masif kepada pelaku UMKM dan masyarakat terdampak. Aksi kemanusiaan ini secara spesifik menyasar kawasan Landasan Ulin, Batibati, Banjarbaru, Liang Anggang, dan sekitarnya.

Adapun posko utama distribusi serta titik pembagian masker dipusatkan di halaman Makam Pahlawan Brigjen H. Hassan Basry (Bundaran Liang Anggang).

Inisiatif tanggap darurat ini disambut positif oleh para pelaku usaha kecil yang setiap hari menggantungkan penghidupan di luar ruangan. Ibu Sunarmi, salah seorang warga yang kesehariannya berdagang es tebu di ruang terbuka, mengungkapkan bahwa kabut asap turut memukul sektor usahanya. Menurutnya, tebalnya kabut pada pagi dan sore hari membuat tingkat kunjungan pembeli menurun drastis.

Kendati demikian, kehadiran BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kalsel memberikan kelegaan tersendiri bagi para pedagang untuk tetap beraktivitas dengan rasa aman.

 

“Kabut asap berdampak pada pagi dan sore hari, Alhamdulillah, dengan adanya pembagian masker ini, saya merasa cukup terbantu untuk melindungi kesehatan saat berjualan,” ujar Sunarmi.

BAZNAS Kalsel berupaya menghadirkan jaminan perlindungan kesehatan bagi warga yang harus terus berjuang mencari nafkah di tengah situasi darurat lingkungan. Kehadiran lembaga pengelola zakat di garis depan krisis tidak hanya berfungsi sebagai penyalur bantuan, tetapi juga menjadi penopang moral bagi ketahanan ekonomi umat.

Penulis: Margo Agung & Risky Arshaq
Dokumentasi: Margo Agung
Editor: Adi Ram

Leave a Reply