Tanah Laut – BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan bersama UPZ Bakti Bersama dan PT. Hasnur Internasional Shipping melakukan survei awal lokasi rencana kolaborasi program pemberdayaan di Desa Tabanio. Rabu 1 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kalsel, H. Muslim, didampingi tim dari BAZNAS Kalsel, UPZ Bakti Bersama, serta PT. Hasnur Internasional Shipping.
Survei diawali dengan wawancara bersama pihak desa guna menggali informasi awal terkait potensi yang dimiliki. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pemetaan untuk menentukan program pemberdayaan yang tepat sasaran.
Dari hasil awal, Desa Tabanio memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya pada sektor UMKM seperti produksi amplang, iwak karing, kerupuk ikan, serta potensi wisata Pantai Tabanio yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
H. Muslim Waka II BAZNAS Kalsel, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan program berjalan tepat sasaran.
“Survei ini menjadi tahapan awal untuk mengenali potensi yang dimiliki desa, khususnya di sektor UMKM dan wisata. Kami ingin memastikan bahwa program yang dirancang nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi bersama UPZ Bakti Bersama dan PT. Hasnur Internasional Shipping diharapkan dapat memperkuat dampak program yang akan dijalankan.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik dan strategis. Semoga sinergi BAZNAS Kalsel bersama para mitra mampu mengoptimalkan potensi Desa Tabanio, sehingga program pemberdayaan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para mustahik,” tambahnya.
Sementara itu, Syahidan selaku Sekretaris Desa Tabanio, menyampaikan apresiasinya atas rencana pemilihan Desa Tabanio sebagai lokasi kolaborasi program.
“Kami sangat mengapresiasi rencana ini dan berharap program yang akan dijalankan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa, khususnya para pelaku UMKM yang termasuk mustahik, agar dapat lebih berdaya sesuai dengan tujuan program,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Marhusin, Wakil Ketua UPZ Bakti Bersama, yang berharap program ini dapat segera terealisasi melalui kolaborasi lintas lembaga.
“Kami berharap sinergi ini dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi para mustahik,” ujarnya. (eho)
Sebagai tindak lanjut, tim akan meminta data profil desa sebagai bahan analisis lanjutan, melakukan pengisian Indeks Desa Zakat (IDZ) untuk menilai kelayakan program, serta melaksanakan survei lanjutan guna memvalidasi data UMKM yang direkomendasikan.
Selain itu, akan dilakukan diskusi lanjutan bersama tim CSR PT. Hasnur Internasional Shipping dan UPZ Bakti Bersama guna merumuskan langkah kolaborasi program secara berkelanjutan. (eho)