BAZNAS Kalsel Dukung Calon Da’i ADI yang Menempuh Pendidikan di Jakarta

Banjarmasin, 29 April 2025 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan kembali mendukung penguatan dakwah di daerah pelosok melalui program beasiswa pendidikan bagi calon da’i. Bantuan disalurkan kepada Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap program pendidikan S1 bagi para kader da’i yang sedang menempuh studi di luar daerah.

Sebanyak empat calon da’i asal Kalimantan Selatan, masing-masing dari Kabupaten Tabalong dan Balangan, saat ini sedang menempuh pendidikan selama empat tahun — satu tahun masa pendidikan dasar di Kalimantan Selatan dan tiga tahun masa kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir di Tambun, Jakarta.

Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mencetak kader da’i unggulan yang nantinya akan ditempatkan di berbagai daerah terpencil, terutama di wilayah pedalaman Kalimantan Selatan yang masih minim akses terhadap syiar Islam.

Ustadz H. Khairani Idris selaku pembina Akademi Dakwah Indonesia Kalimantan Selatan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan beasiswa yang telah diberikan oleh BAZNAS Kalsel. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung proses pengkaderan da’i yang kelak akan berkontribusi besar dalam dakwah di daerah terpencil. Ini merupakan tahun kedua kami menerima bantuan dari BAZNAS, dan alhamdulillah, dana zakat terus diarahkan untuk memperkuat syiar Islam di daerah,” ujarnya.

Program pendidikan da’i ADI sendiri bersifat beasiswa penuh, namun para mahasiswa tidak menerima uang saku bulanan secara tetap. Rata-rata kebutuhan uang saku mereka sebesar Rp500.000 per bulan, digunakan untuk kebutuhan harian selama menempuh pendidikan di Jakarta.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kalsel, Nur Huda Fikri, menjelaskan bahwa dukungan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para calon da’i.

“Melalui program ini, kami berharap mereka dapat menjadi penggerak dakwah Islam di desa-desa yang belum tersentuh secara maksimal. Dengan adanya kader da’i yang terdidik, semoga syiar Islam terus hidup dan berkembang di pelosok Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

BAZNAS Kalimantan Selatan terus mendorong pemanfaatan dana zakat secara produktif, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah, sebagai bagian dari kontribusi nyata membangun masyarakat madani yang berakhlak dan berdaya. (eho)

 

Leave a Reply