BANJARMASIN – Dalam upaya mendukung usaha mikro dan meningkatkan keterampilan kewirausahaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar pelatihan lanjutan Program ZChicken pada Senin (14/10/2024) di kantor BAZNAS Kalsel. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas penerima manfaat dalam aspek administrasi usaha, termasuk pengenalan lembaga BAZNAS, pembuatan buku besar, serta penetapan harga pokok penjualan. Acara ini diikuti oleh 10 peserta penerima manfaat dengan antusias tinggi, berlangsung dari pagi hingga pukul 15 waktu setempat.

Zumrotun Nisa, narasumber dari tim pendayagunaan BAZNAS Kalsel, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan merupakan pondasi penting bagi keberlangsungan usaha peserta. “Kami fokus untuk memberikan pemahaman mengenai peran BAZNAS kepada penerima manfaat dan bagaimana mereka dapat mengelola usaha secara lebih profesional melalui pembuatan buku besar dan penghitungan harga pokok penjualan. Ini akan membantu mereka untuk menjalankan bisnis dengan efisien dan berkelanjutan,” ujar Zumrotun.
Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan Program ZChicken, yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui usaha berbasis kuliner. Salah satu peserta, Fery, menyampaikan kesan positifnya terkait kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama sebelum kami benar-benar memulai usaha. Dengan ilmu yang kami peroleh hari ini, kami bisa lebih siap untuk menghadapi tantangan di lapangan. Saya berharap BAZNAS akan terus memberikan pendampingan seperti ini ke depannya,” ungkap Fery.

Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kalsel menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga memastikan penerima manfaat memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengelola usaha mereka dengan baik. Program ZChicken diharapkan dapat menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat sekaligus menciptakan pelaku usaha yang tangguh dan mandiri di Kalimantan Selatan. (eho)