Banjarmasin, 23 Mei 2026 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengukuhkan perannya sebagai lembaga yang dipercaya dalam pengelolaan dan penyaluran hewan kurban. Hal ini terlihat nyata melalui sinergi berkelanjutan dengan Yayasan Ukhuwah dalam acara penyerahan simbolis hewan kurban yang berlangsung di Aula SDIT Ukhuwah Banjarmasin.
Sebagai mitra strategis, BAZNAS Kalsel dipercaya oleh Yayasan Ukhuwah setiap tahunnya untuk mendampingi dan memastikan distribusi hewan kurban berjalan sesuai dengan syariat dan akuntabel. Hadir dalam acara tersebut perwakilan BAZNAS Provinsi Kalsel, yakni Wakil Ketua I Drs. H. Kamaruzzaman dan Wakil Ketua II Drs. H. Muslim, M.Fil.I. serta didampingi oleh Saptian Hadi, S.E Kepala Bidang Pengumpulan.
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Kamaruzzaman, menyambut positif kolaborasi ini. Beliau menekankan bahwa dukungan BAZNAS merupakan bentuk komitmen untuk memastikan ibadah kurban masyarakat disalurkan dengan amanah.
“Karena Yayasan Ukhuwah ini adalah mitra BAZNAS Kalsel, tentu kita mendukung dan men-support kegiatan yang dilakukan yayasan, tentunya dengan ketentuan pelaksanaan sesuai syariat dan amanah. Kami juga memastikan bahwa 2 ekor sapi sumbangan Yayasan Ukhuwah yang diserahkan kepada BAZNAS Kalsel akan dikelola sesuai syariat dan segera disalurkan kepada para mustahik,” tegas Drs. H. Kamaruzzaman.

Dalam kesempatan yang sama, pihak Yayasan Ukhuwah menyampaikan apresiasi atas pendampingan BAZNAS Kalsel. Ketua Panitia Kurban Yayasan Ukhuwah, Ust. Wawan Suryadi, S.Pd., memaparkan bahwa tahun ini terdapat 91 hewan kurban (40 sapi dan 51 kambing) yang disalurkan ke 46 titik.
“Yayasan Ukhuwah tidak melaksanakan penyembelihan secara langsung, melainkan menyerahkannya kepada masyarakat di 46 titik tersebut. Tujuannya adalah memberdayakan masyarakat agar dapat mengelola kurban secara mandiri,” jelas Ust. Wawan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Ukhuwah, Ust. Sirajuddin Habibi, S.T., mengungkapkan bahwa pelibatan BAZNAS Kalsel merupakan wujud komitmen yayasan terhadap pertanggungjawaban publik.
“Kami rutin melaksanakan kurban dengan titik penyelenggaraan yang berpindah-pindah setiap tahunnya agar masyarakat termotivasi untuk mandiri. Karena 100% kurban ini disalurkan untuk masyarakat, kami melibatkan BAZNAS Kalsel dalam pelaporan agar prosesnya transparan dan akuntabel. Kami memohon doa agar kebermanfaatan ini terus berlanjut, baik di bidang pendidikan maupun kemanusiaan,” ujar Ust. Sirajuddin.

Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, rangkaian acara juga diisi dengan seminar bertajuk “Edukasi Praktik Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam dengan Kaidah yang Benar” oleh drh. Annang Dwijatmiko. Ketua Rumah Amal Ukhuwah, Fachruddin, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi teknis. Perwakilan dari setiap titik kurban diberikan sosialisasi mendalam mengenai tata cara penyembelihan dan perawatan daging. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan bahwa daging kurban yang sampai ke tangan mustahik terjaga kualitas dan higienitasnya, selaras dengan tujuan BAZNAS Kalsel dalam menebar keberkahan ibadah kurban yang berkualitas bagi penerima manfaat.
Penulis: Ridha Fuady
Dokumentasi: Ridha Fuady
Editor: Muhammad Adi Ram