Kepala Bagian Pendayagunaan Rizqy Khairunnisa menjelaskan Program Ekonomi yang ada di BAZNAS Kalsel merupakan Program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan dan memberdayakan pelaku usaha kecil menengah ke bawah dengan cara memberikan tambahan modal dan pelatihan agar usaha yang mereka geluti dapat terus berkembang.
“Dengan adanya Program Ekonomi ini tentu bisa memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, para pelaku usaha ini diberikan tambahan modal dan diberikan pelatihan dan pendampingan agar usaha yang mereka miliki bisa berkembang. Setiap bulannya BAZNAS Kalsel akan melakukan evaluasi guna mengetahui perkembangan usaha mereka dan mereka juga bisa memberikan masukan-masukan kepada kawan-kawan pengusaha lainnya supaya bisa berkembang.” Ungkap iqy sapaan akrabnya.
Selama dua hari, yaitu Selasa-Rabu, (24-25/05/2022), BAZNAS Kalsel melaksanakan monitoring evaluasi (MONEV) di 4 Kabupaten diantaranya Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tabalong. Monitoring ini dilaksanakan kepada para penerima manfaat yang tergabung dalam Program Z-Mart dan Gerobak Berkah.
Monitoring ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat hubungan antara peserta program, sehingga mereka bisa semakin akrab dan bisa saling memberikan solusi satu sama lain, dalam hal ini BAZNAS Kalsel sebagai fasilitator memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengutarakan permasalahan-permasalahan yang dialami selama menjalankan usaha, sehingga permasalahan yang dialami bisa diselesaikan dan terselesaikan dengan masukan-masukan dari pendamping atau peserta lainnya.
Mansyah salah satu penerima manfaat dalam Program Z-Mart menceritakan sebelum mengenal dan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kalsel kondisi warungnya sangat sederhana, tidak seperti sekarang yang sudah bagus dan memiliki barang-barang yang lengkap untuk dijual. Pria (47) ini telah bergelut didunia usaha sejak 5 tahun lalu, saat itu kondisi warungnya sangat sederhana dan produk yang dijual pun tidak begitu lengkap.
“Kondisi dulu dan sekarang tentu sangat jauh berbeda, kalau dulu produk yang saya jual tidak begitu lengkap, terlebih warung kecil yang saya memiliki juga kalah bersaing dengan warung-warung besar yang menjual banyak produk dan tentunya sangat lengkap, berbeda dengan sekarang setelah saya mendapatkan modal dari BAZNAS Kalsel warung saya semakin baik dan barang yang saya jual juga lengkap sehingga bisa bersaing dipasaran, terlebih dengan warung sekarang saya bisa berinovasi dengan memberikan pelayanan jasa antar ketika konsumen berbelanja di warung saya.”imbuhnya.