BAZNAS Kalsel Pantau Kemajuan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok di Tanah Laut, Siap Kembangkan Variasi Ikan Baru

Tanah Laut, 29 Mei 2024 Tim pendayagunaan bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kalsel H. Mawardy Hatta dan Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Laut melakukan monitoring program budidaya ikan nila sistem bioflok di Desa Telaga, RT. 07, Pelaihari. Program yang telah berjalan selama 6 bulan ini menunjukkan hasil yang positif dengan tingkat harapan hidup ikan mencapai 70%.

Program ini diawali dengan penebaran 6.000 bibit ikan nila. Dalam perjalanannya, program ini tak luput dari kendala. Salah satunya adalah penyakit jamur pada ikan yang dapat diatasi dengan pelatihan pengendalian hama dan penyakit. Kendala lain adalah perkembangbiakan ikan yang tidak seragam, diduga akibat kurangnya proses penyortiran ikan dan kualitas pakan yang menurun karena penyimpanan yang kurang tepat.

Meskipun terdapat kendala, program ini terus menunjukkan kemajuan. Bercermin dari kendala yang dihadapi, rencana perbaikan telah disusun untuk penebaran bibit selanjutnya. Budidaya bibit baru akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

Mawardy Hatta mengungkapkan harapannya agar peternakan ikan bioflok ini dapat terus berkembang. Ia juga berharap agar variasi ikan yang dipelihara dapat ditambah dan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Mudah-mudahan peternakan ikan bioflok ini bisa terus berkembang dan ikan-ikan yang dipelihara bisa memiliki harapan hidup yang lebih tinggi,” ujar H. Mawardy Hatta. “Dan semoga kedepannya penerima manfaat program semakin banyak dan menyebar agar manfaat yang dirasa semakin luas.”

Program budidaya ikan nila sistem bioflok ini merupakan salah satu program BAZNAS Kalsel untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif sumber pendapatan bagi masyarakat dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah.

Leave a Reply