Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan bantuan berupa tenda dan perahu karet kepada tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia. Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana alam yang sering terjadi di berbagai daerah, selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat mitigasi bencana dan mendukung ketahanan masyarakat.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap peran dan kontribusi BAZNAS dalam membantu penanganan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Gibran menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana yang sering melanda Indonesia.

Dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup 450 tenda dan 30 perahu karet yang akan didistribusikan ke 34 provinsi di seluruh Indonesia. Alokasi bantuan ini berdasarkan tingkat kerawanan bencana di masing-masing daerah, dengan prioritas pada wilayah yang sering terdampak banjir, tanah longsor, atau gempa bumi. Bantuan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-1 (Tanpa Kemiskinan) dan ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim).
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk penanganan dan pencegahan bencana,” ujar Wapres Gibran. Ia juga mengapresiasi relawan dan mitra BAZNAS yang bersinergi membantu pemerintah dalam tahap tanggap darurat, pemulihan pascabencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti melalui program Kampung Tanggap Bencana dan Masyarakat Bangkit Sejahtera.
Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat memperkuat program berbasis masyarakat. Langkah-langkah yang diharapkan mencakup pelatihan kesiapsiagaan bencana, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi korban bencana melalui pembuatan titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi dan penyaluran bantuan produktif untuk mendukung kemandirian ekonomi mereka.

Dalam acara tersebut, hadir pula Ketua BAZNAS RI, Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS dari seluruh Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Gibran juga mengingatkan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, yang digunakan untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong-menolong, dan bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat di wilayah Indonesia,” tutupnya.
Sumber: BAZNAS RI