Banjarmasin (25/09/2023) – Hersyatia Safara Zahra, seorang santriwati asal Kalimantan Selatan yang kini duduk di kelas 10 di Sekolah Cendekia BAZNAS. Hersya berhasil menghafal 30 juz Al-qur’an pada saat ia masih duduk di kelas 9. Kisahnya yang menginspirasi ini dimulai dari bantuan beasiswa yang diterimanya dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Selatan.
Berasal dari keluarga yang kurang mampu, tak mematahkan semangat dan tekad kuat Hersya untuk mengejar pendidikan dan mimpinya untuk menjadi Hafizah Al-Qur’an. Keterbatasan ekonomi keluarganya justru membuat Hersya terus mencari cara untuk dapat bersekolah melalui beasiswa. Setelah lulus Sekolah Dasar, Hersya mendaftar untuk menjadi penerima bantuan beasiswa Sekolah Cendekia BAZNAS.
Berkat bantuan beasiswa yang diterimanya, Herysa mampu memanfaatkan kesempatan yang ia dapat dengan baik. Dengan ketekunan dan kuatnya tekad Hersya, Ia berhasil menyeimbangkan kegiatannya sebagai siswa dan santriwati. Di tengah kesibukannya, Hersya selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Menurut Hersya, “Setiap orang punya waktu yang sama, namun yang membedakan adalah cara mereka menghabiskan waktu mereka” itulah motivasi yang selalu diingat untuk Hersya agar tidak menyia-nyiakan waktu.
Kisah Hersya adalah bukti bahwa dengan tekad, semangat, dan dukungan yang tepat, anak-anak dari latar belakang ekonomi yang sulit pun dapat meraih prestasi yang luar biasa. Hersya adalah contoh nyata bagaimana anak-anak dapat mewujudkan potensi mereka melalui dukungan dari BAZNAS dan para muzakki. Semoga kisah Hersya dapat menginspirasi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membantu anak-anak Indonesia mewujudkan impian mereka melalui pendidikan yang berkualitas.(sf/arm)
@Bagian Promosi dan Komunikasi Publik
(Sumber foto: Beasiswa Cendekia BAZNAS)