Banjarmasin, 17 Juni 2025 — Di usia senja, beban hidup Ibu Hadiah, seorang janda lansia dari daerah Jl . Pengambangan RT 006 RW 001, terasa kian berat. Biasa berjualan lontong dan nasi kuning untuk menyambung hidup, kini ia harus pasrah tak bisa lagi menjajakan dagangannya, terutama sejak memasuki bulan Ramadhan. Kondisi fisik yang tak lagi prima serta minimnya pembeli membuat sumber penghasilannya terhenti. Akibatnya, kesulitan ekonomi mendera, hingga Ibu Hadiah menunggak sewa rumah selama empat bulan. Ia pun berjuang seorang diri mencukupi kebutuhan sehari-hari, sambil berharap ada uluran tangan yang bisa membantunya melunasi tunggakan sewa.
Merespons permohonan dan kondisi memilukan ini, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) segera bergerak. Melalui dana zakat yang diamanahkan masyarakat, BAZNAS Kalsel menyalurkan bantuan untuk meringankan beban yang dialami Ibu Hadiah.

Muh. Aulia Rahman, Kepala Seksi Pendistribusian Reguler BAZNAS Kalsel, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari misi kemanusiaan yang telah melalui proses survei. “Ibu Hadiah sudah kami survei, dan beliau memang sangat layak menerima bantuan sesuai dengan kriteria asnaf (golongan penerima zakat),” terang Aulia. “Alhamdulillah, penyaluran ini berhasil membuat Ibu Hadiah merasa senang dan sedikit lega.”
Rasa syukur yang mendalam tak dapat disembunyikan Ibu Hadiah. Dengan haru ia menyampaikan, “Saya sangat bersyukur sekali atas bantuan ini. Bantuan ini sangat berharga untuk saya membayar tunggakan sewa rumah. Terima kasih banyak BAZNAS Kalsel.”

Bantuan dari BAZNAS Kalsel ini bukan sekadar uang, melainkan juga secercah harapan bagi Ibu Hadiah untuk kembali menata hidupnya. Kisah beliau menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kepedulian dan solidaritas sosial, terutama bagi mereka yang paling rentan di tengah masyarakat. Dana zakat yang ditunaikan masyarakat telah menjelma menjadi kebaikan nyata yang langsung menyentuh dan meringankan beban hidup sesama.(ars)