Fitriani (46) orang tua tunggal yang harus berjuang sendiri mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup dirinya serta anaknya. Sepeninggal sang suami membuat Fitriani harus bekerja keras agar dapur rumahnya bisa terus mengepul, terlebih ia juga harus memenuhi keperluan sekolah sang anak yang kini duduk di kelas sebelas sekolah menengah atas.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari ia berjualan mie goreng di rumahnya yang beralamatkan di Gg. Nusantara, Banjarmasin. Dari hasil jualan ini memperoleh penghasilan 50rb/hari, penghasilan tersebut tentu sangat kurang dimana ia harus membayar uang sewa rumah yang terbilang cukup mahal selama 2 bulan. Belum lagi ia harus membayar tagihan listrik dan air serta biaya pendidikan sang anak.
Fitriani menjelaskan sepeninggalan suami saya kehidupan berubah drastis, dimana biasanya suami saya yang mencari nafkah kini harus berpindah tangan tanggung jawab itu.
“Sebagai orang tua tentu saya juga ingin memberikan dan memenuhi kebutuhan keluarga saya, terlebih sekarang saya hanya seorang diri dalam mencari nafkah. Sulit itu pasti, tapi namanya menjalani kehidupan harus terus berusaha dan sabar tentunya,” ujarnya.
Ia menambahkan saya sangat bersyukur sekali BAZNAS Kalsel telah memberikan bantuan kepada keluarga saya.
“Alhamdulillah sangat senang sekali BAZNAS Kalsel memberikan bantuan kepada saya, tentu bantuan ini sangat berarti sekali. Dengan bantuan yang diberikan saya bisa melunasi uang sewa rumah, sehingga saya dan anak saya masih memiliki tempat tinggal untuk bernaung,” tambahnya.
“BAZNAS Kalsel bantu keluarga Fitriani dalam melunasi tunggakan rumah yang ia sewa, selama 2 bulan Fitriani tidak bisa membayar uang sewa tersebut karena keterbatasan ekonomi. Semoga dengan bantuan yang diberikan bisa meringankan beban ibu 1 anak ini,” ujar Andre Tim Pendistribusian BAZNAS Kalsel.